Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dari Runway Paris, Ini Tren Busana Pria yang Diprediksi Hits Sepanjang 2026

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 7 Februari 2026 | 11:12 WIB

Contoh: Busana yang diduga bakal trending.
Contoh: Busana yang diduga bakal trending.

RADAR SURABAYA — Pekan Mode Pria Paris yang berakhir Minggu (waktu setempat) menampilkan arah baru tren busana pria yang lebih simpel dan realistis. Di tengah ketidakpastian industri mode global, para desainer memilih pendekatan aman dengan gaya yang praktis, fungsional, dan tidak berlebihan untuk koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2026.

Kepala rubrik mode harian Le Figaro Prancis, Matthieu Morge Zucconi, menilai koleksi Fall/Winter 2026 tampil lebih sistematis, baik dari sisi substansi maupun gaya. Setelan jas klasik lengkap dengan dasi kembali mendominasi catwalk, menandai kebangkitan estetika formal yang elegan.

Baca Juga: Tren Fashion 2026: Minimalisme Tergeser, Gaya Dramatis dan Berkelanjutan Jadi Primadona

Palet warna netral seperti hitam, abu-abu, krem, dan cokelat menjadi pilihan utama. Sementara itu, jaket oversized masih dipertahankan, namun dengan potongan yang lebih proporsional sehingga tetap memberi kesan rapi dan klasik.

“Saya merasa seiring bertambahnya usia dan perubahan cara pandang terhadap dunia, saya ingin menciptakan siluet yang lebih sesuai dengan bentuk tubuh,” ujar Zucconi.

Baca Juga: Kenalkan Identitas Baru lewat Fashion Show, Atlet hingga Difabel Umsura Ikut Tampil

Koleksi yang ditampilkan mengusung konsep busana tahan lama dan tidak cepat usang. Pendekatan ini mencerminkan upaya menghadirkan mode yang abadi, relevan untuk masa kini, sekaligus fungsional untuk aktivitas sehari-hari.

Baik konsumen maupun desainer kini mulai meninggalkan tren musiman yang cepat berganti. Sebaliknya, gaya yang mampu bertahan dalam jangka panjang semakin diminati. Di balik pertimbangan estetika, faktor ekonomi juga memengaruhi arah desain.

Baca Juga: Lestarikan Budaya, Universitas Ciputra Surabaya Gelar Fashion Show di Candi Prambanan

Ketidakpastian global dan perlambatan ekonomi internasional berdampak signifikan terhadap industri barang mewah. Penjualan produk fesyen premium mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan penurunan keuntungan bagi kelompok barang mewah yang sebelumnya sempat bangkit pascapandemi COVID-19. (rra/fir)

Editor : M Firman Syah
#busana pria #mode #runway #desainer #fesyen