Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Besok Malam Akan Ada Supermoon: Fenomena Langit Terbesar Tahun Ini, Waspadai Dampaknya di Pesisir

Nurista Purnamasari • Selasa, 4 November 2025 | 16:27 WIB
Ilustrasi supermoon.
Ilustrasi supermoon.

RADAR SURABAYA - Langit malam pada Rabu, 5 November 2025, bakal dihiasi oleh fenomena langka yang memukau, Golden Supermoon atau Supermoon Emas.

Fenomena ini terjadi saat bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi (perigee) dan bertepatan dengan fase purnama penuh.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Supermoon kali ini merupakan yang paling terang dan besar sepanjang tahun, dan dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia mulai pukul 20.19 WIB.

Apa Itu Supermoon dan Mengapa Disebut “Emas”?

Supermoon terjadi ketika bulan berada pada jarak terdekatnya dari Bumi, sekitar 356.980 kilometer, dan bertepatan dengan fase bulan purnama.

Akibatnya, bulan tampak sekitar 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan purnama biasa.
Julukan “Supermoon Emas” muncul karena warna bulan yang tampak keemasan saat terbit.

Warna ini disebabkan oleh posisi bulan yang masih rendah di cakrawala, sehingga atmosfer Bumi menyaring cahaya biru dan hijau, menyisakan warna jingga dan kuning yang mendominasi.

Fenomena ini juga bertepatan dengan Beaver Moon, sebutan tradisional dari masyarakat Pribumi Amerika Utara untuk bulan purnama di awal November, yang menandai musim berang-berang membangun sarang sebelum musim dingin.

Menurut Thomas Djamaluddin, peneliti utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Supermoon kali ini cukup istimewa karena intensitas cahayanya mampu menghasilkan bayangan samar di permukaan tanah, sesuatu yang jarang terjadi dalam fenomena bulan purnama biasa.

Dampak Supermoon

Meski indah, Supermoon juga membawa potensi risiko. BMKG memperingatkan bahwa tarikan gravitasi bulan yang lebih kuat dapat menyebabkan pasang laut ekstrem, yang berujung pada banjir rob di wilayah pesisir.

Di Kalimantan Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat pesisir seperti Banjarmasin, Barito Kuala, dan Kotabaru untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air laut yang bisa mencapai ketinggian 2,1 hingga 2,9 meter.

Fenomena Supermoon 5 November 2025 menjadi momen langit yang menakjubkan sekaligus mengandung potensi risiko.

Dengan ukuran dan kecerahan bulan yang luar biasa, masyarakat dapat menikmati keindahan malam dengan pengamatan langsung tanpa alat bantu khusus.

Namun, bagi warga di wilayah pesisir, penting untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir rob akibat peningkatan pasang laut.

Supermoon ini bukan hanya pengingat akan keindahan alam semesta, tetapi juga pentingnya kesiapsiagaan terhadap dampak alam yang menyertainya. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#supermoon #bumi #BMKG #bulan #Bulan purnama #atmosfer #fenomena langit