Surabaya – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan peningkatan signifikan kasus influenza di Indonesia dalam beberapa minggu terakhir. Data per Rabu (9/10) menunjukkan lonjakan hingga 55 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi ini memicu imbauan agar masyarakat lebih waspada terhadap penyebaran virus influenza.
Kemenkes mencatat kenaikan jumlah pasien positif influenza paling tinggi terjadi pada minggu ke-40 tahun ini. Fenomena tersebut menunjukkan adanya perubahan pola penularan yang perlu diantisipasi, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi.
Guru Besar Mikrobiologi Klinik Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D., Sp.MK(K), menilai peningkatan ini tidak bisa dianggap sepele karena virus influenza memiliki kemampuan berevolusi dengan cepat.
“Virus influenza patut diwaspadai karena kemampuannya berevolusi sangat cepat. Ia bisa bermutasi, melakukan rekombinasi, dan menciptakan varian baru yang bisa menurunkan efektivitas kekebalan tubuh, baik dari vaksin maupun infeksi alami sebelumnya,” kata Tri, dikutip dari laman resmi UGM, Rabu (29/10).
Tri menjelaskan bahwa kekebalan tubuh terbentuk dari paparan virus yang pernah dialami seseorang. Namun, jika varian yang beredar berbeda dari sebelumnya, tubuh bisa gagal mengenali virus tersebut sehingga perlindungan menjadi tidak optimal. Akibatnya, kasus infeksi ulang tetap bisa terjadi meski individu telah divaksin atau pernah terpapar.
Ia menegaskan pentingnya penguatan surveilans epidemiologi serta peningkatan cakupan vaksinasi influenza, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit kronis. Selain itu, edukasi publik perlu digencarkan agar masyarakat memahami pentingnya vaksinasi dan perilaku hidup sehat.
Tri juga mengingatkan bahwa langkah pencegahan sederhana dapat membantu menekan penularan, seperti memakai masker saat sakit, menjaga jarak, serta menerapkan etika batuk.
“Konsumsi makanan bergizi seimbang seperti sayur, buah, dan protein, cukup tidur, kelola stres, dan rutin berolahraga untuk menjaga kebugaran,” tuturnya.
Lonjakan kasus influenza ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga daya tahan tubuh di tengah perubahan cuaca yang kerap memicu penularan penyakit pernapasan. (ray/fir)
Editor : M Firman Syah