Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dokter Spesialis Ortopedi Beberkan Fakta di Balik Bunyi ‘Krek’ di Lutut yang Sering Diabaikan

Muhammad Firman Syah • Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:00 WIB
Bunyi ‘krek’ bisa normal, tapi perlu diwaspadai bila muncul rasa sakit atau bengkak.
Bunyi ‘krek’ bisa normal, tapi perlu diwaspadai bila muncul rasa sakit atau bengkak.

Surabaya – Banyak orang kerap mendengar bunyi krek pada lutut saat berjalan atau beraktivitas. Meski sering dianggap sebagai tanda penyakit sendi, dokter menegaskan bahwa hal tersebut belum tentu berbahaya.

Spesialis Ortopedi, Dr. Ivan Mucharry Dalitan, SpOT (K), menjelaskan bahwa bunyi tersebut bisa menjadi salah satu tanda adanya masalah pada lutut, namun tidak selalu mengindikasikan kondisi serius.

“Saya sebagai dokter masih belum bisa langsung menyimpulkan bahwa hal itu berbahaya karena ada fisiologis, ada yang seperti itu tetapi juga ada yang bahasa kedokterannya itu patologis, itu di luar dari normal,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dr. Edwin Suwarsa, SpOT, menuturkan bahwa bunyi di lutut saat beraktivitas bisa muncul akibat perubahan tekanan udara di dalam sendi, bukan semata karena cedera. Fenomena ini dikenal dengan istilah crepitus.

“Bunyi krek di lutut sebenarnya normal bila tidak disertai rasa nyeri atau bengkak. Hal itu biasanya karena gelembung gas kecil di cairan sendi yang pecah,” imbuhnya.

Meski demikian, Edwin mengingatkan agar masyarakat waspada apabila bunyi tersebut disertai rasa sakit, bengkak, atau kekakuan lutut. Kondisi ini dapat menjadi tanda awal masalah pada tulang rawan atau radang sendi (osteoarthritis).

Untuk menjaga kesehatan lutut, Edwin menyarankan agar masyarakat tetap aktif berolahraga dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Latihan seperti jalan kaki, berenang, atau yoga bisa menjaga kelenturan lutut dan mencegah kekakuan sendi,” ujarnya.

Selain itu, menjaga berat badan ideal juga penting guna mengurangi beban pada sendi lutut.

“Semakin berat tubuh, semakin besar tekanan risiko yang dialami pada sendi terutama di lutut. Hal itu bisa mempercepat kerusakan tulang rawan,” ujarnya.

Dengan gaya hidup sehat dan aktivitas fisik yang cukup, bunyi krek di lutut tidak perlu dikhawatirkan. Namun, apabila keluhan disertai nyeri atau pembengkakan, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. (acl/fir)

Editor : M Firman Syah
#lutut #Penyakit sendi #spesialis ortopedi