Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Media Sosial Bikin Gen Z Boros, Ini Tips Finansial agar Tak Kalah oleh FOMO

Muhammad Firman Syah • Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:08 WIB
Gen Z belajar kendalikan FOMO demi keuangan sehat.
Gen Z belajar kendalikan FOMO demi keuangan sehat.

Surabaya — Kehidupan digital yang serba cepat menempatkan generasi Z di tengah derasnya arus tren media sosial. Dari gaya hidup, teknologi terbaru, hingga destinasi wisata kekinian, semua berlomba tampil menarik di layar ponsel. Namun di balik kilau dunia maya itu, muncul fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang diam-diam mengancam kesehatan finansial anak muda.

FOMO, atau rasa takut tertinggal dari tren, mendorong banyak anak muda rela mengeluarkan uang hanya demi “tidak ketinggalan momen”. Mulai dari membeli gawai terbaru, nongkrong di kafe hits, hingga liburan mendadak demi konten media sosial.

“Melihat teman-teman update story jalan-jalan atau beli barang baru sering bikin pengin ikut. Rasanya takut ketinggalan,” ujar Rina, Jumat (25/10).

Menurut sejumlah pengamat keuangan, fenomena ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya perilaku konsumtif di kalangan Gen Z. Keinginan untuk terlihat keren dan diterima lingkungan sosial kerap mengalahkan kesadaran finansial. Akibatnya, tidak sedikit yang akhirnya terjerat utang, baik melalui kartu kredit maupun pinjaman online, demi memenuhi gaya hidup.

Kemudahan belanja daring turut memperburuk kebiasaan impulsif tersebut. Cukup satu klik, barang yang diinginkan langsung dikirim ke rumah.

“Belanja online itu godaan terbesar. Diskon dan iklan yang terus muncul di media sosial membuat kita sulit menahan diri,” kata Dwi, 22, karyawan swasta.

Tekanan sosial untuk tampil sempurna di dunia maya juga membuat sebagian Gen Z kehilangan kendali dalam mengatur keuangan. Mereka cenderung mengutamakan kepuasan instan membeli produk viral atau menghadiri acara hiburan mahal tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang. Akibatnya, tabungan menipis sementara utang terus bertambah.

Meski sulit dihindari, FOMO dapat dikendalikan melalui kesadaran diri dan pengelolaan keuangan yang tepat. Berikut langkah-langkah yang dapat diterapkan generasi muda:

1. Pahami prioritas dan kebutuhan pribadi.

Sadari bahwa kondisi finansial setiap orang berbeda. Tidak semua tren harus diikuti dan tidak semua pengalaman harus dikejar. Fokus pada kebutuhan, bukan tekanan sosial.

2. Susun anggaran realistis.

Catat seluruh pengeluaran bulanan dan alokasikan dana untuk kebutuhan pokok, tabungan, serta hiburan. Disiplin menjalankan anggaran membantu menghindari pemborosan.

3. Batasi waktu di media sosial.

Mengurangi waktu scrolling dapat menekan dorongan konsumtif. Gantilah dengan aktivitas produktif seperti olahraga, membaca, atau mengikuti pelatihan pengembangan diri.

4. Hargai hal-hal sederhana.

Kebahagiaan tidak selalu datang dari hal mahal. Menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman tanpa biaya besar bisa memberikan ketenangan lebih bermakna.

5. Mulai berinvestasi.

Alihkan pengeluaran konsumtif menjadi dana investasi, seperti tabungan saham, reksa dana, atau pelatihan keterampilan. Langkah ini memperkuat kestabilan finansial jangka panjang.

6. Bangun lingkungan positif.

Berada di lingkungan yang mendukung gaya hidup hemat dapat memperkuat kontrol diri. Bergabunglah dengan komunitas yang memiliki visi finansial sehat.

FOMO bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan cerminan pola pikir generasi muda terhadap uang. Dengan literasi keuangan yang baik, Gen Z dapat lebih bijak dalam mengelola pendapatan serta menahan godaan mengikuti arus tren sesaat.

Pakar keuangan menegaskan pentingnya menanamkan prinsip save before spend menabung sebelum membelanjakan.

“Kebahagiaan sejati tidak datang dari apa yang kita tunjukkan di media sosial, melainkan dari kestabilan hidup yang kita bangun,” ujar salah satu konsultan finansial.

Dengan kesadaran dan disiplin, generasi Z dapat mengendalikan FOMO sekaligus menata masa depan yang lebih aman secara finansial. (dwi/fir)

Editor : M Firman Syah
#media sosial #keuangan #Gen Z #fomo #boros