RADAR SURABAYA - Netflix mengumumkan kerja sama strategis dengan dua raksasa industri mainan, Mattel dan Hasbro, untuk memproduksi merchandise resmi dari film animasi populer KPop Demon Hunters.
Kesepakatan ini diumumkan menjelang musim liburan akhir tahun 2025, namun seluruh produk dipastikan belum akan tersedia hingga pertengahan 2026.
Kolaborasi ini menandai langkah besar Netflix dalam memperluas lini bisnisnya ke sektor ritel dan koleksi berbasis intellectual property (IP).
Mattel akan bertanggung jawab memproduksi boneka, figur aksi, aksesori, barang koleksi, dan set mainan, sementara Hasbro akan menggarap produk elektronik dan board games.
Meski permintaan pasar diperkirakan tinggi selama musim liburan, proses produksi mainan disebut membutuhkan waktu sekitar 18 bulan dari tahap konsep hingga distribusi ke toko.
Nick Karamanos, Senior Vice President of Entertainment Partnership Mattel, menyebut proyek ini sebagai salah satu yang tercepat dalam sejarah perusahaan.
“Ini benar-benar yang tercepat yang pernah kami lakukan,” ujarnya kepada The Hollywood Reporter, dikutip Senin (27/10).
Ia menambahkan bahwa Netflix mempercepat proses seleksi produk, namun tetap menjaga standar mutu.
Karamanos juga menegaskan bahwa Mattel dan Netflix akan bekerja sama dengan tim keamanan kekayaan intelektual untuk menindak peredaran barang palsu. “Kami tentu akan membantu Netflix mengejar barang palsu tersebut,” katanya.
Meski sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali diluncurkan, KPop Demon Hunters kini menjelma menjadi fenomena global dengan lebih dari 325 juta tayangan dalam setahun.
Popularitas ini mendorong Netflix untuk memperluas jangkauan IP melalui lini merchandise resmi, meski peluncurannya baru akan dimulai pada musim semi hingga Natal 2026.
Langkah ini menunjukkan bagaimana kekuatan konten digital dapat berkembang menjadi peluang bisnis lintas industri, sekaligus menegaskan posisi KPop Demon Hunters sebagai salah satu IP animasi paling menjanjikan dalam portofolio Netflix. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari