Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Alergi Bisa Bikin Kulit Melepuh, Begini Cara Mencegah dan Mengobatinya dengan Aman

Muhammad Firman Syah • Senin, 27 Oktober 2025 | 17:21 WIB
Reaksi alergi dapat menyebabkan kulit tampak kemerahan dan melepuh.
Reaksi alergi dapat menyebabkan kulit tampak kemerahan dan melepuh.

Radar Surabaya - Kulit yang melepuh akibat alergi terjadi ketika tubuh bereaksi berlebihan terhadap zat tertentu. Pemicu reaksi ini dapat berasal dari makanan, obat-obatan, bahan kimia dalam kosmetik, produk perawatan kulit, maupun faktor lingkungan. Kondisi tersebut biasanya ditandai dengan kemerahan, munculnya lepuhan kecil, serta rasa gatal atau perih yang mengganggu.

Meski terlihat ringan, kulit melepuh akibat alergi perlu ditangani dengan tepat. Dalam banyak kasus, gejala dapat membaik dengan perawatan sederhana di rumah. Namun, tanpa penanganan yang benar, lepuhan berisiko meninggalkan bekas bahkan memicu infeksi dan peradangan serius.

Reaksi alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menilai zat tertentu sebagai ancaman dan memicu respons berlebihan di kulit. Akibatnya, muncul kemerahan, lepuhan, gatal, atau rasa perih. Berikut sejumlah penyebab umum.

Makanan dan minuman

Jenis makanan seperti seafood, telur, susu, atau kacang-kacangan dapat memicu alergi pada sebagian orang. Tubuh yang sensitif terhadap protein di dalamnya bisa bereaksi dengan timbulnya lepuhan, ruam merah, dan gatal. Jika kulit tiba-tiba melepuh setelah mengonsumsi makanan tertentu, kemungkinan besar makanan itu adalah pemicunya.

Obat-obatan

Reaksi alergi juga dapat muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, seperti antibiotik, obat antiinflamasi, antikejang, atau pereda nyeri. Tubuh mungkin menganggap kandungan obat sebagai zat berbahaya sehingga sistem imun bereaksi berlebihan. Gejalanya dapat berupa ruam, lepuhan, gatal, hingga pembengkakan kulit.

Produk perawatan kulit dan kosmetik

Sabun, deterjen, pewarna rambut, atau kosmetik tertentu mengandung bahan kimia yang dapat menimbulkan alergi pada kulit sensitif. Zat seperti pengawet, parfum, dan bahan aktif tertentu sering menjadi pemicu utama. Lepuhan umumnya muncul di area yang langsung kontak dengan produk tersebut.

Sengatan atau gigitan serangga

Beberapa orang mengalami reaksi alergi setelah terkena gigitan atau sengatan serangga, seperti lebah, nyamuk, atau tawon. Racun serangga dapat memicu reaksi imun berlebihan yang menyebabkan kulit memerah, membengkak, dan melepuh di sekitar area gigitan.

Paparan lingkungan

Debu, serbuk sari, atau bulu hewan juga dapat menjadi pemicu alergi kulit. Saat terpapar, tubuh melepaskan histamin yang menyebabkan peradangan, sehingga kulit tampak merah, gatal, dan muncul lepuhan kecil. Kondisi ini lebih sering terjadi pada individu dengan kulit sensitif.

Suhu ekstrem

Perubahan suhu yang terlalu panas atau dingin dapat memicu lepuhan pada kulit sensitif. Paparan sinar matahari langsung, air panas, atau udara dingin ekstrem dapat menyebabkan pelepasan histamin, yang menimbulkan rasa gatal dan lepuhan.

Agar kondisi kulit melepuh akibat alergi tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk meredakan dan mencegahnya.

Langkah pertama adalah mengenali serta menghindari pemicu alergi dengan mencatat makanan, produk, atau situasi yang menyebabkan reaksi agar lebih mudah diantisipasi di kemudian hari.

Area kulit yang melepuh sebaiknya dibersihkan menggunakan sabun lembut tanpa alkohol, parfum, atau butiran scrub untuk mencegah iritasi lebih lanjut.

Kompres dingin dapat diterapkan pada bagian yang melepuh guna mengurangi rasa gatal dan peradangan. Hindari menggaruk kulit agar tidak menimbulkan infeksi atau bekas luka, dan jaga kelembapan kulit dengan pelembap hypoallergenic tanpa pewangi.

Selain itu, kenakan pakaian longgar berbahan katun agar kulit terhindar dari gesekan. Jika rasa gatal terasa sangat mengganggu, konsumsi antihistamin seperti cetirizine dapat membantu, tetapi penggunaannya tetap harus sesuai dengan anjuran dokter.

Jika lepuhan tidak kunjung sembuh atau disertai gejala lain seperti sesak napas, pembengkakan wajah, demam, atau keluarnya nanah dari area luka, segera temui dokter. Gejala tersebut dapat menandakan reaksi alergi berat atau infeksi yang memerlukan penanganan medis segera. (dta/fir)

Editor : M Firman Syah
#Obat obatan #kulit melepuh #suhu ekstrem #alergi #kulit