Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kenali Gejala Stres yang Sering Tak Disadari, dari Gangguan Tidur hingga Masalah Pencernaan

Muhammad Firman Syah • Senin, 27 Oktober 2025 | 16:53 WIB
Ilustrasi orang mengalami overstress.
Ilustrasi orang mengalami overstress.

Radar Surabaya - Stres merupakan reaksi alami tubuh terhadap tekanan fisik maupun emosional yang dapat dialami siapa saja tanpa memandang usia dan latar belakang. Kondisi ini dapat muncul akibat berbagai faktor, seperti beban pekerjaan, rasa cemas, kemarahan, maupun perasaan putus asa.

Setiap individu menunjukkan gejala stres yang berbeda, tergantung pada pemicu dan daya tahan tubuhnya. Meski demikian, banyak tanda stres yang kerap luput dari perhatian. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi stres berlebihan atau overstress yang berpotensi mengganggu kesehatan fisik dan mental.

American Psychological Association (APA) menjelaskan stres sebagai reaksi tubuh terhadap berbagai pemicu yang memunculkan respons fisik maupun emosional, seperti jantung berdebar atau mudah tersinggung.

Stres memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi perlu diwaspadai ketika berkembang menjadi stres kronis, kondisi ketika tubuh terus-menerus berada dalam tekanan tanpa jeda pemulihan.

Berikut beberapa tanda stres yang sering tidak disadari, dikutip dari Very Well Mind.

Gampang Cemas dan Mudah Tersinggung

Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kecemasan dan mengganggu keseimbangan emosi. Kondisi ini kerap diikuti gangguan tidur yang memperparah rasa cemas dan membuat seseorang lebih mudah marah atau tersinggung.

Pola Tidur Berantakan

Tekanan berat dapat memicu gangguan tidur. Pada tingkat lebih serius, stres menyebabkan insomnia, ketidakmampuan memperoleh tidur nyenyak dan berkualitas sehingga tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.

Sering Sakit Kepala

Stres juga berdampak langsung pada kondisi fisik. Banyak individu mengalami sakit kepala atau migrain yang dipicu oleh ketegangan emosional dan tekanan mental berlebih.

Masalah Pencernaan

Stres dapat memengaruhi keseimbangan sistem pencernaan. Beberapa gejalanya meliputi kram perut, sembelit, perubahan nafsu makan, hingga mual. Bila keluhan berlanjut, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Apabila tanda-tanda tersebut mulai dirasakan, penting untuk segera melakukan langkah pencegahan seperti relaksasi, olahraga ringan, dan menjaga pola tidur. Namun, jika gejala semakin berat, konsultasi dengan profesional kesehatan mental sangat dianjurkan agar stres dapat ditangani secara tepat. (bil/fir)

Editor : M Firman Syah
#pencernaan #gangguan tidur #kesehatan #cemas #stres