Radar Surabaya - Dalam perjalanan hidup, manusia kerap mengalami emosi yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ada kalanya seseorang merasa kesepian di tengah keramaian, sedih tanpa sebab, atau merindukan sesuatu yang belum pernah terjadi.
Perasaan-perasaan tersebut ternyata memiliki padanan dalam berbagai bahasa dan budaya. Bahkan sebagian istilah diciptakan oleh penulis atau filsuf modern untuk menggambarkan kompleksitas batin manusia. Berikut sepuluh istilah menarik yang mewakili perasaan unik dan sulit dijelaskan beserta maknanya
Zenosyne
Diperkenalkan oleh John Koenig dalam The Dictionary of Obscure Sorrows (2012), istilah ini menggambarkan perasaan bahwa waktu terasa berjalan semakin cepat seiring bertambahnya usia, sekaligus perpaduan antara nostalgia akan masa lalu dan kegelisahan menghadapi masa depan.
Kenopsia
Menggambarkan perasaan hampa dan sunyi yang muncul ketika berada di tempat yang biasanya ramai namun kini sepi, seperti sekolah yang sudah lama kosong, mal setelah jam tutup, atau rumah yang ditinggalkan keluarga.
Ellipsisme
Maknanya adalah perasaan sedih dan hampa saat menyadari bahwa kita tidak akan pernah mengetahui bagaimana akhir dari segala sesuatu, baik itu perjalanan dunia, kisah hidup seseorang, atau takdir kita sendiri.
Saudade
Berasal dari bahasa Portugis dan Galisia kuno, istilah ini menggambarkan kerinduan mendalam terhadap seseorang, masa lalu, atau sesuatu yang mungkin tak akan kembali. Meski mengandung nuansa melankolis, Saudade juga menghadirkan kehangatan dan kenangan indah, serta menjadi bagian penting dalam budaya Portugis melalui musik fado dan karya puisi klasik.
Monachopsis
Menggambarkan perasaan halus namun menetap ketika seseorang merasa tidak sepenuhnya cocok atau seolah berada di tempat yang salah, meski segala sesuatu di sekeliling tampak berjalan normal.
Anemoia
Rasa rindu terhadap masa lalu yang sebenarnya tidak pernah dialami sendiri, sering muncul saat melihat foto lama, mendengar lagu klasik, atau membaca cerita yang terasa akrab meski belum dialami secara pribadi.
Opia
Menggambarkan perasaan rapuh dan canggung ketika menatap mata seseorang terlalu lama, seakan batas antara diri sendiri dan orang lain perlahan memudar.
Vellichor
Nostalgia yang muncul saat berada di toko buku bekas, dari aroma kertas tua, suasana tenang, hingga deretan buku usang yang membangkitkan kerinduan akan masa lalu yang seolah pernah dialami.
Jouska
Percakapan imajiner yang berlangsung di dalam pikiran, ketika seseorang membayangkan skenario sosial, berdebat dengan diri sendiri, atau mengulang kembali percakapan sebelumnya.
Natsukashii
Berasal dari bahasa Jepang, istilah ini menggambarkan rasa nostalgia lembut, bukan kesedihan, melainkan kehangatan saat mengenang masa lalu yang indah. Konsep ini mencerminkan bagaimana orang Jepang menghargai kenangan dengan rasa syukur atas momen tersebut sebagai bagian dari keindahan hidup.
Bahasa mampu menangkap kedalaman emosi manusia dengan indah. Setiap istilah menunjukkan kompleksitas perasaan manusia, dan memahami kata-kata tersebut membantu mengenali serta menerima berbagai emosi sebagai bagian alami dari kehidupan. (bil/fir)
Editor : M Firman Syah