Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kenali Ciri Benjolan di Leher yang Aman dan Tidak Berbahaya bagi Kesehatan

Muhammad Firman Syah • Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:14 WIB
Tidak semua benjolan berbahaya, tapi jangan diabaikan.
Tidak semua benjolan berbahaya, tapi jangan diabaikan.

Radar Surabaya - Munculnya benjolan di leher kerap menimbulkan kekhawatiran, terutama jika terjadi secara tiba-tiba. Namun, tidak semua benjolan menjadi tanda penyakit serius.

Sebagian besar benjolan di leher bersifat jinak dan tidak menimbulkan ancaman kesehatan. Karena itu, penting memahami ciri-ciri yang membedakan benjolan tidak berbahaya dengan yang berpotensi ganas agar penanganannya tepat.

Banyak benjolan di leher tergolong jinak dan tidak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan. Tanda-tandanya meliputi,

Terasa Lunak atau Kenyal

Benjolan jinak umumnya bertekstur lembut atau kenyal saat disentuh, seperti gumpalan lemak di bawah kulit. Salah satu contoh yang umum adalah lipoma, yaitu benjolan dari jaringan lemak yang bersifat jinak dan mudah digerakkan.

Mudah Digerakkan

Benjolan tidak berbahaya biasanya tidak melekat kuat pada jaringan sekitarnya. Saat ditekan, benjolan dapat bergeser atau berpindah posisi, berbeda dengan benjolan ganas yang terasa keras dan menempel erat.

Tidak Menimbulkan Nyeri

Benjolan jinak umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Nyeri baru muncul jika area tersebut mengalami tekanan, peradangan, atau infeksi sekunder, seperti pada kista sebaceous.

Ukuran Stabil

Benjolan yang aman biasanya tidak mengalami perubahan ukuran secara cepat. Jika ukurannya tetap sama selama beberapa minggu atau bulan, kemungkinan besar benjolan tersebut tidak berbahaya.

Tanpa Gejala Tambahan

Benjolan jinak umumnya tidak disertai gejala sistemik seperti demam, penurunan berat badan, atau kesulitan menelan. Pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi ringan, misalnya, akan mengecil setelah tubuh pulih.

Muncul Setelah Infeksi atau Cedera Ringan

Kelenjar getah bening dapat membesar sementara sebagai respons alami tubuh terhadap infeksi, seperti flu atau radang tenggorokan, dan akan kembali normal setelah kondisi membaik.

Meski sebagian besar benjolan jinak, beberapa di antaranya dapat menandakan masalah kesehatan serius. Berikut tanda-tanda yang memerlukan perhatian medis.

Ukuran Bertambah Cepat

Pertumbuhan cepat bisa menjadi tanda infeksi parah atau pertumbuhan sel abnormal. Segera lakukan pemeriksaan bila terjadi perubahan ukuran dalam waktu singkat.

Keras dan Tidak Bergerak

Benjolan yang terasa keras dan tidak dapat digerakkan berpotensi menunjukkan tumor ganas atau kelainan jaringan serius.

Disertai Nyeri dan Gejala Tambahan

Nyeri yang terus meningkat, disertai gejala seperti demam tinggi, penurunan berat badan tanpa sebab, atau keringat malam, bisa menandakan penyakit sistemik seperti infeksi berat atau limfoma.

Gangguan Menelan atau Bernapas

Jika benjolan menekan saluran napas atau tenggorokan hingga menimbulkan sesak atau sulit menelan, segera periksa ke dokter.

Perubahan Warna Kulit di Sekitar Benjolan

Kulit yang tampak merah, menghitam, atau berubah tekstur dapat mengindikasikan infeksi berat atau bahkan kanker kulit.

Benjolan di leher bisa muncul akibat berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan hingga gangguan medis serius. Penyebab umumnya meliputi, infeksi saluran pernapasan atau virus seperti flu dan radang tenggorokan, pembesaran kelenjar getah bening sebagai respons imun tubuh, kista berisi cairan atau lemak seperti kista sebaceous, cedera atau trauma ringan pada leher, pertumbuhan sel abnormal seperti tumor atau kanker kelenjar tiroid, gangguan tiroid (gondok) akibat kekurangan yodium atau kelainan fungsi tiroid dab abses atau infeksi bernanah yang menyebabkan benjolan nyeri dan kemerahan.

Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya, terutama bila benjolan tidak kunjung hilang atau disertai gejala mencurigakan. Deteksi dini menjadi kunci mencegah komplikasi yang lebih serius. (dta/fir)

Editor : M Firman Syah
#tumor #tiroid #kanker #infeksi #benjolan #leher