Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Evolusia Fashion Show 2025, Kelahiran Kembali Dunia Mode Lewat Karya Desainer Muda di Bandung

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 22:54 WIB
Kelahiran baru dunia mode kampus. Mahasiswa Maranatha tampilkan 69 karya penuh transformasi kreatif.
Kelahiran baru dunia mode kampus. Mahasiswa Maranatha tampilkan 69 karya penuh transformasi kreatif.

Bandung – NuArt Sculpture Park kembali menjadi panggung lahirnya desainer muda berbakat dalam pergelaran Evolusia Fashion Show 2025 yang diselenggarakan oleh Program Studi Diploma III Seni Rupa dan Desain Mode Universitas Kristen Maranatha pada Jumat (10/10). Mengusung tema in.car.nà.to atau Terlahir Kembali, acara ini menampilkan perpaduan antara peragaan busana dan pameran desain karya tugas akhir mahasiswa.

Sebanyak 23 mahasiswa desainer menampilkan 69 koleksi busana hasil eksplorasi kreatif selama masa studi. Setiap rancangan memiliki karakter dan ide yang berbeda, namun tetap berpadu dalam semangat transformasi sesuai dengan ruh tema in.car.nà.to.

Ketua Evolusia in.car.nà.to Graduation Fashion Show 2025, Grace Carolline, menjelaskan bahwa tema tersebut lahir dari refleksi panjang mahasiswa dalam menemukan bentuk baru dari kreativitas mereka.

“Tema ini kami pilih sebagai semacam benang merah. Dengan konsep yang beragam, kami tidak membatasi mahasiswa dalam pengerjaan tugas akhirnya. Mereka bebas bereksplorasi dan dari hasil karya yang terkumpul, kami menemukan kesamaan makna, sebuah proses transformasi dan kelahiran kembali,” ujar Grace.

Menurut Grace, in.car.nà.to tidak hanya menjadi representasi visual dari karya, melainkan juga perjalanan batin mahasiswa menuju kematangan profesional.

“Ada proses perkembangan di sana. Dari eksplorasi ide hingga akhirnya mereka bisa menciptakan karya yang siap dipasarkan. Tema ini mencerminkan transformasi pribadi dan profesional mereka,” jelasnya.

Tahun ini menjadi momen penting karena Evolusia memasuki tahun penyelenggaraan ke-15. Setelah beberapa tahun berkolaborasi dengan APPMI (Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia) Bandung, Universitas Kristen Maranatha memutuskan untuk menggelar acara secara mandiri.

“Tantangannya jauh lebih besar karena panitianya hanya terdiri dari dosen dan mahasiswa,” kata Grace sambil tersenyum.

“Namun kami percaya, dengan semangat dan visi bersama, selalu ada mitra yang mendukung. Tahun ini kami bekerja sama dengan NuArt Sculpture Park yang menyambut ide baik kami dengan hangat.”

Selain peragaan busana, Evolusia juga menghadirkan pameran perjalanan kreatif mahasiswa yang digelar sejak Kamis hingga Sabtu (9–11/10). Melalui pameran ini, pengunjung dapat menelusuri proses penciptaan karya mulai dari gagasan awal, riset material, hingga hasil akhir yang ditampilkan di runway.

“Pameran ini memberi kesempatan bagi publik untuk memahami proses di balik setiap karya. Tidak hanya melihat hasil akhirnya, tapi juga perjalanan gagasan yang melahirkan karya tersebut,” tutur Grace.

Sebagai salah satu ajang mode kampus tertua di Bandung, Evolusia telah menjadi ruang eksplorasi dan laboratorium kreatif bagi para desainer muda untuk mengasah identitas serta arah estetikanya. Grace menegaskan bahwa keberlanjutan acara ini menunjukkan vitalitas dunia mode akademik Indonesia.

“Kami akan terus melaju, menciptakan karya inovatif tanpa meninggalkan identitas kelokalan. Karena itu yang menjadi kekuatan kita untuk bersaing,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya eksplorasi terhadap kekayaan tekstil lokal yang belum banyak terekspos di industri mode. Menurutnya, mahasiswa perlu berani keluar dari pakem konvensional seperti batik dan tenun untuk menemukan potensi baru dari bahan dan teknik khas Indonesia.

“Masih banyak potensi lokal yang bisa diangkat. Kami ingin mahasiswa menjadi napas baru dalam dunia mode Indonesia,” ungkap Grace.

Dengan semangat in.car.nà.to, Evolusia Fashion Show 2025 bukan hanya perayaan karya, tetapi juga simbol kelahiran kembali kreativitas generasi baru yang siap memperkaya wajah mode tanah air. (nad/fir)

Editor : M Firman Syah
#kreatif #mode #NuArt Sculpture Park #bandung #desainer