Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gen Z Lebih Rentan Alami Gangguan Tidur Dibanding Milenial, Ini Penjelasan Psikolog

Muhammad Firman Syah • Selasa, 7 Oktober 2025 | 18:20 WIB
Gen z lebih susah tidur dibanding milenial.
Gen z lebih susah tidur dibanding milenial.

Radar Surabaya — Gangguan tidur kini menjadi persoalan yang kian umum dialami oleh Generasi Z. Banyak dari mereka kesulitan tidur tepat waktu atau tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup setiap malam. Fenomena ini memunculkan pertanyaan, mengapa Gen Z lebih sulit tidur dibandingkan generasi milenial?

Meski masalah sulit tidur tidak hanya dialami satu generasi, tren gangguan tidur pada Gen Z menunjukkan peningkatan signifikan. Hasil survei terkini mengungkap bahwa proporsi Gen Z yang mengalami kesulitan tidur jauh lebih tinggi dibandingkan milenial.

Psikolog klinis sekaligus Kepala Petugas Klinis Calm, Chris Mosunic, mengungkapkan, “Jarak mereka hanya beberapa tahun, jadi sungguh luar biasa melihat betapa cepatnya perbedaan pola tidur hanya dalam beberapa tahun.”

Berdasarkan temuan tersebut, sekitar 46 persen Gen Z mengalami kesulitan tidur, sementara pada generasi milenial angkanya hanya sekitar 25 persen. Menurut Mosunic, perbedaan itu erat kaitannya dengan kebiasaan penggunaan teknologi di kalangan Gen Z.

“Gen Z menggunakan teknologi jauh lebih sering sebelum tidur. Jadi, mereka tidur sambil memegang ponsel dan pada dasarnya tidak bisa tidur,” jelasnya.

Laporan lain menunjukkan bahwa Gen Z cenderung begadang akibat interaksi intens dengan perangkat digital. Data dari American Academy of Sleep Medicine memperkuat hal tersebut, 93 persen Gen Z mengaku sering melewati jam tidur karena aktif di media sosial.

Dokter spesialis penyakit tidur anak, Dr. Anne Marie Morse, menilai aktivitas digital seperti menonton video viral, mengikuti tren tarian TikTok, hingga menikmati meme lucu membuat otak tetap aktif di malam hari.

“Video viral, tarian TikTok yang sedang tren, dan meme lucu adalah hal-hal yang mudah untuk dimasukkan ke otak, yang membuat pikiran tetap aktif di malam hari dan membuang-buang waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk tidur,” ujarnya.

Kebiasaan tersebut bukan hanya mengganggu pola istirahat, tetapi juga berdampak pada kondisi fisik dan mental. Kurang tidur yang terjadi terus-menerus dapat menurunkan daya konsentrasi, meningkatkan stres, dan memicu gangguan kesehatan jangka panjang. (bil/fir)

Editor : M Firman Syah
#media sosial #milenial #pola tidur #Gen Z #teknologi #tidur