Radar Surabaya – Gula sering dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, dan gangguan jantung. Namun, tidak semua jenis gula berdampak buruk bagi tubuh. Gula alami yang terkandung dalam buah-buahan, yakni fruktosa, merupakan karbohidrat sederhana yang dicerna lebih lambat dibandingkan sukrosa atau glukosa, sehingga lebih aman bagi metabolisme tubuh.
Rata-rata satu porsi buah mengandung sekitar 15 gram gula alami, jumlah yang hanya memberikan sedikit tambahan kalori. Kandungan ini menjadikan buah sebagai sumber energi sehat dan alami yang dapat dikonsumsi setiap hari.
Berbeda dengan pemanis buatan seperti sirup jagung tinggi fruktosa yang banyak ditemukan dalam minuman bersoda dan makanan olahan, fruktosa dari buah tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba. Proses pencernaan yang bertahap serta kandungan serat alami di dalam buah membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Karena itu, ahli gizi menyarankan konsumsi buah utuh dibanding jus buah atau buah kalengan yang kerap mengandung tambahan gula.
Para ahli menegaskan bahwa penderita diabetes tidak perlu menghindari buah sepenuhnya. Sebagian besar buah memiliki indeks glikemik (IG) rendah hingga sedang, sehingga tidak cepat meningkatkan kadar gula darah. Kandungan serat dan antioksidan dalam buah bahkan berperan dalam menstabilkan gula darah, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki fungsi sel tubuh.
Kendati demikian, sejumlah buah seperti mangga, anggur, pir, ceri, apel, nanas, kiwi, pisang dan semangka tergolong tinggi gula, sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam porsi terbatas oleh penderita diabetes.
Sebaliknya, buah dengan kadar gula rendah seperti alpukat, raspberry, jambu, pepaya, jeruk bali, melon jingga, dan stroberi dapat menjadi pilihan aman tanpa mengurangi cita rasa segarnya.
Secara umum, kandungan gula alami dalam buah tidak berbahaya jika dikonsumsi dengan bijak. Buah justru menjadi sumber penting vitamin, mineral, dan antioksidan yang berperan menjaga daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, serta mencegah risiko penyakit kronis.
Kunci konsumsi buah yang sehat terletak pada pemilihan buah segar dan utuh, bukan olahan, serta penyesuaian jumlah konsumsi sesuai kebutuhan kalori harian. Dengan cara yang tepat, buah tetap menjadi pilihan makanan manis yang aman dan menyehatkan. (ara/fir)
Editor : M Firman Syah