Jakarta – Rasa kantuk setelah makan merupakan fenomena yang umum dialami banyak orang. Kondisi ini bukan semata akibat kurang tidur, melainkan erat kaitannya dengan pola makan. Dalam dunia medis, gejala tersebut dikenal dengan istilah food coma, yang biasanya muncul usai mengonsumsi makanan dalam porsi besar.
Jenis makanan yang dikonsumsi turut memengaruhi. Makanan tinggi lemak dan karbohidrat kerap dikaitkan dengan meningkatnya rasa kantuk setelah makan.
Penelitian yang dikutip dari Science Alert (7/7) menunjukkan, makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat memicu produksi hormon insulin. Hormon ini berperan dalam penyerapan glukosa sekaligus memfasilitasi masuknya asam amino triptofan ke otak. Triptofan kemudian diubah menjadi serotonin, zat kimia yang menimbulkan rasa tenang dan kantuk.
Meski begitu, makanan tinggi triptofan seperti tahu, keju cottage, dan pisang tidak serta merta membuat seseorang mengantuk. Efeknya tetap dipengaruhi oleh indeks glikemik makanan yang dikonsumsi. Selain itu, hormon enterogastrone dan jenis karbohidrat tertentu juga diyakini memiliki peran dalam memunculkan rasa kantuk.
Menurut Sleep Foundation, makanan lain yang berpotensi menimbulkan kantuk antara lain produk berlemak tinggi, kacang-kacangan dengan kadar melatonin tinggi, serta makanan yang mengandung triptofan.
Namun, faktor pola hidup juga tak kalah berpengaruh. Kurang tidur, konsumsi alkohol, hingga kondisi kesehatan tertentu dapat meningkatkan kemungkinan seseorang merasa mengantuk setelah makan.
Cara Mengurangi Kantuk Usai Makan
Beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi rasa kantuk setelah makan
1. Batasi porsi makan. Hindari makan berlebihan agar hormon leptin meningkat dan ghrelin menurun.
2. Seimbangkan nutrisi. Terapkan komposisi 1:2 antara protein dan karbohidrat, serta pilih lemak sehat dari ikan laut atau sumber nabati.
3. Perbanyak buah dan sayur. Asupan kaya vitamin dan mineral membantu tubuh tetap segar.
Baca Juga: Tidur Terlalu Lama Bisa Rusak Otak, Ini Alasannya
4. Aktif bergerak. Lakukan aktivitas fisik ringan untuk menstabilkan kadar gula darah dan menekan rasa kantuk.
Dengan menerapkan pola makan seimbang, porsi terkontrol dan gaya hidup sehat, rasa kantuk setelah makan dapat diminimalkan sehingga tubuh tetap bugar dan produktif. (gab/fir)
Editor : M Firman Syah