Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Waspada, Ini Ciri Nyeri Dada Akibat Gangguan Jantung yang Perlu Diketahui

Muhammad Firman Syah • Jumat, 26 September 2025 | 17:11 WIB
Kenali perbedaan nyeri dada akibat otot dan nyeri dada karena jantung.
Kenali perbedaan nyeri dada akibat otot dan nyeri dada karena jantung.

Radar Surabaya – Nyeri dada sering kali dikaitkan dengan penyakit jantung. Namun, tidak semua rasa sakit di area dada berhubungan langsung dengan gangguan pada organ vital tersebut. Lantas, bagaimana ciri khas nyeri dada yang memang berasal dari jantung?

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Michael Tanaka, SpJP, menjelaskan bahwa rasa nyeri akibat gangguan jantung biasanya muncul di bagian tengah hingga kiri dada. Hal ini sesuai dengan posisi jantung di dalam tubuh.

"Kalau di bagian kanan, itu sangat jarang sekali terjadi," jelas dr. Michael dalam acara Heart to Heart Gathering di Siloam Hospitals Lippo Village, Tangerang, Banten, Kamis (25/9).

Ia menambahkan, nyeri dada di sisi kanan umumnya tidak berhubungan dengan jantung, melainkan lebih sering disebabkan gangguan otot. Kondisi seperti otot tertarik saat berolahraga, mengangkat beban di gym, atau membawa barang berat bisa memicu spasme pada otot dinding dada sehingga menimbulkan rasa sakit.

Lebih lanjut, dr. Michael menerangkan bahwa penyakit jantung koroner (PJK) merupakan jenis gangguan jantung yang paling banyak ditemui. PJK terjadi ketika pembuluh darah koroner yang berfungsi menyalurkan darah ke otot jantung, mengalami penyumbatan atau penyempitan akibat timbunan plak. Situasi ini mengurangi suplai darah menuju jantung.

Jika tidak ditangani atau penderita tidak mengubah pola hidup, PJK dapat berkembang menjadi serangan jantung. Serangan ini terjadi ketika plak pecah dan menutup pembuluh darah secara total.

Gejala nyeri dada pada PJK umumnya berbeda dengan serangan jantung. Pada PJK, keluhan berupa nyeri di dada yang disertai sesak napas, biasanya muncul saat aliran darah mulai terganggu tetapi sumbatan masih stabil. Sebaliknya, serangan jantung ditandai dengan nyeri hebat yang timbul mendadak, disertai sesak berat, keringat dingin, bahkan hingga kehilangan kesadaran.

Perbedaan lain, pada PJK rasa nyeri biasanya timbul saat beraktivitas, misalnya ketika naik tangga atau berjalan jauh. Sementara pada serangan jantung, keluhan dapat muncul meskipun sedang beristirahat. (dta/fir)

 

Editor : M Firman Syah
#jantung #nyeri dada #penyakit #penyakit jantung koroner #pembuluh darah