Surabaya – Kanker hati pada tahap akhir kerap ditandai dengan gejala serius. Mulai dari nyeri hebat, perut membesar, hingga penurunan kesadaran. Kondisi ini bukan hanya membutuhkan penanganan medis, tapi juga dukungan penuh keluarga.
Pakar kesehatan mengingatkan, gejala kanker hati stadium lanjut tak berhenti di organ hati. Penyebaran sel kanker bisa mempengaruhi fungsi tubuh lain, membuat keluhan semakin berat dan mengganggu aktivitas harian.
“Memahami tanda-tanda ini penting agar keluarga lebih waspada. Dukungan medis dan keluarga sangat menentukan kualitas hidup pasien.” jelas dokter spesialis penyakit di RSUD dr Soetomo, Surabaya.
Baca Juga: 9 Manfaat Kunyit bagi Kesehatan, dari Redakan Nyeri hingga Cegah Kanker
Berikut 10 gejala kanker hati stadium akhir yang sering muncul:
1. Berat badan turun drastis. Tubuh makin kurus, otot menyusut, pakaian terasa longgar.
2. Hilangnya nafsu makan. Pasien cepat kenyang, asupan gizi minimal.
3. Kelelahan yang berlebihan. Aktivitas ringan saja terasa sangat menguras tenaga.
4. Nyeri perut kanan atas. Rasa sakit menjalar ke punggung, sulit menemukan posisi nyaman.
Baca Juga: Hidup Sehat Bukan Jaminan Terhindar dari Kanker Paru, Pentingnya Deteksi Dini
5. Perut membesar dan tegang. Penumpukan cairan (asites) membuat perut buncit dan keras.
6. Gangguan pencernaan. Mual, muntah, kembung, hingga begah meski makan sedikit.
7. Kulit dan mata kuning. Penumpukan bilirubin menyebabkan ikterus, urin gelap, tinja pucat.
8. Gatal di seluruh tubuh. Sulit hilang meski digaruk, bahkan mengganggu tidur.
9. Mudah memar dan berdarah. Mimisan, gusi berdarah, hingga tinja hitam.
10. Penurunan kesadaran. Racun menumpuk di darah membuat pasien bertanya hingga koma.
Dengan mengenali gejalanya sejak dini, keluarga bisa lebih sigap memberi perhatian dan membawa pasien segera mendapat perawatan yang tepat. (data/fir)
Editor : M Firman Syah