Radar Surabaya - Jeruk dikenal sebagai buah sehat yang kaya vitamin C dan antioksidan. Rasanya segar, mudah ditemukan dan bisa dinikmati langsung, dijus atau jadi campuran salad. Namun, di balik segudang manfaatnya, konsumsi jeruk yang berlebihan justru bisa membawa efek samping bagi kesehatan.
Gangguan Pencernaan
Serat dan asam sitrat dalam jeruk baik untuk tubuh, tapi bila dikonsumsi kebanyakan bisa bikin perut kembung, diare, atau kram, terutama saat dimakan saat perut kosong.
Refluks Asam dan Nyeri Ulu Hati
Jeruk termasuk buah dengan kadar asam tinggi. Bagi penderita GERD atau maag, terlalu banyak jeruk dapat memicu rasa panas di dada dan nyeri ulu hati.
Kesehatan Gigi Terganggu
Asam sitrat dapat mengikis enamel gigi. Risikonya lebih besar bila jeruk dikonsumsi dalam bentuk jus dengan tambahan gula, karena gula mempercepat kerusakan gigi.
Risiko Gula Darah dan Gangguan Ginjal
Jeruk memang mengandung gula alami, tapi konsumsi berlebihan bisa menaikkan kadar gula darah. Penderita diabetes harus ekstra hati-hati. Kandungan kalium pada jeruk juga bisa berbahaya bagi penderita penyakit ginjal karena tubuh mereka sulit membuang kelebihan kalium.
Tips Aman Makan Jeruk
Cukup 1–2 buah per hari untuk memenuhi kebutuhan vitamin C.
Hindari mengonsumsi saat perut kosong.
Jangan menambahkan gula jika dijadikan jus.
Berkumur dengan air putih setelah makan atau minum jus jeruk.
Konsultasikan ke dokter bila punya diabetes atau gangguan ginjal.
Jeruk tetap jadi buah sehat yang bermanfaat. Kuncinya ada pada cara dan jumlah konsumsinya. Seperti pepatah lama, “segala yang berlebihan itu tidak baik”—bahkan untuk buah sesegar jeruk. (ara/fir)
Editor : M Firman Syah