Radar Surabaya - Kolesterol tinggi bukan lagi penyakit orang tua. Di media sosial, seorang pemuda 21 tahun curhat kadar kolesterolnya menembus 270 mg/dL. Padahal, angka normalnya di bawah 200 mg/dL. Fenomena itu jadi alarm keras: anak muda pun bisa kena Kolesterol.
Kolesterol terbagi dua: HDL alias kolesterol baik dan LDL yang disebut kolesterol jahat. Jika LDL menumpuk, pembuluh darah bisa tersumbat. Ujung-ujungnya risiko serangan jantung dan stroke meningkat. Masalahnya, kolesterol tinggi sering tanpa gejala. Baru ketahuan ketika sudah parah.
Baca Juga: Hidup Sehat dan Cegah Kolestrol dengan Penerapan 3P
Ahli kesehatan menegaskan, gaya hidup tak sehat jadi biang kerok. Mulai pola makan asal-asalan, malas bergerak, merokok, stres, hingga alkohol. Dari semua faktor itu, makanan menjadi pemicu terbesar. Terutama camilan khas yang sering jadi teman nongkrong.
Lima camilan ini paling bikin waswas:
1. Gorengan
Kentang goreng, ayam goreng, bawang bombay. Semua penuh lemak trans yang membuat LDL melonjak.
2. Daging Olahan
Sosis, hot dog, daging kalengan. Lemak jenuh plus pengawetnya membuat jantung kerja ekstra.
Baca Juga: Waspada, Konsumsi Makanan Ini Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes
3. Kue dan Pastri
Donat, croissant, kue. Dibuat dengan mentega atau mentega yang sarat lemak.
4. Susu Penuh Lemak
Susu murni, yogurt full cream, keju lemak tinggi. Enak, tapi bisa bikin kolesterol naik diam-diam.
5. Daging Merah Berlemak
Iga, hamburger, daging sapi pedas. Semua sebaiknya dibatasi porsinya.
Dokter menyarankan anak muda lebih cerdas memilih camilan. Ganti gorengan dengan buah, kacang, atau makanan rebusan dan panggangan. Jangan lupa, olahraga rutin dan pola makan seimbang adalah kuncinya. Meski masih muda, pemeriksaan kolesterol sebaiknya mulai dilakukan. Mungkin tentu lebih bijak daripada menunggu datangnya komplikasi. (wfq/fir)
Editor : M Firman Syah