Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Uji Nyali Penggemar Horor Jepang, Tampilkan Wahana Junji Ito di Surabaya

Andy Satria • Jumat, 15 Agustus 2025 | 23:39 WIB

 

Pengunjung berfoto di area Zona C Horror House Junji Ito, yang menampilkan beberapa seni instalasi hingga artefak visual karya Junji Ito, di Grand City Mall, Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
Pengunjung berfoto di area Zona C Horror House Junji Ito, yang menampilkan beberapa seni instalasi hingga artefak visual karya Junji Ito, di Grand City Mall, Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
 

RADAR SURABAYA - Penggemar horor di Kota Surabaya kini punya destinasi baru untuk menguji adrenalin. Bukan wahana rumah hantu yang menyuguhkan karakter hantu lokal, maupun zombie. Wahana ini memberikan pengalaman yang baru dan berbeda untuk pada penggemar horor di Indonesia, khususnya Surabaya.

 Yakni wahana Junji Ito Horror House yang diadakan di Grand City Mall Surabaya mulai 15 Agustus hingga 30 September 2025.

 Baca Juga: Ekspor Beras dan Jagung Kembali, Ketahanan Pangan RI Masuki Babak Baru

Mengusung nama maestro manga horor asal Jepang, Junji Ito, wahana ini menjadi yang pertama di Indonesia. Menghadirkan 13 ruangan tematik yang terbagi dalam tiga zona, yakni Zona A, Zona B dan Zona C.

Para pengunjung akan disuguhkan perpaduan visual disturbing, aktor live-action, hingga efek khusus yang siap menyeret mereka ke dalam dunia kelam ala komik horor.

 “Di sini pengunjung tidak hanya menonton, tapi menjadi bagian dari cerita. Zone A dan B memberikan pengalaman mencekam, sementara Zone C adalah pameran karya masterpiece yang bisa dinikmati sambil berfoto,” ujar Indira Maharani, selaku event organizer saat ditemui di lokasi wahana, Jumat (15/8).

 Pada Zone C, pengunjung bisa melihat instalasi seni, pajangan manga, hingga artefak visual karya Junji Ito. Tersedia juga merchandise resmi bagi para kolektor dan penggemar. Dua karakter ikonik, Tomie dan Souichi, hadir dalam bentuk topeng yang dibagikan kepada para pengunjung sebagai bagian dari pengalaman interaktif.

 Baca Juga: 365 Siswa di Sragen Keracunan Makan Bergizi Gratis, Insiden Terbesar Sejak Januari 2025

Menurut Indira, Surabaya dipilih karena antusiasme tinggi penggemar manga horor di kota ini. “Penjualan buku Junji Ito di Surabaya selalu sold out. Segmentasi pengunjung mulai remaja hingga dewasa, tapi kami batasi, usia di bawah enam tahun tidak boleh masuk, dan di bawah 13 tahun harus didampingi orang tua,” tambahnya.

 Setiap rombongan yang masuk dibatasi enam hingga delapan orang untuk menjaga kualitas pengalaman. Menurut Zefa, salah satu pengunjung wahana mengaku puas dengan pengalaman yang ia rasakan.

 “Saya masuk bareng enam orang. Seru banget, rasanya gila menegangkan, apalagi efek dan suasananya bikin jantung deg-degan. Wahana seperti ini pasti banyak disukai orang Indonesia,” ujarnya. (sam/gun)

Editor : Lambertus Hurek
#Horor Jepang #uji nyali #Grand City Convex Surabaya #junji ito