Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kurma, Cokelat Turki, hingga Sajadah Jadi Incaran untuk Oleh-Oleh Haji

Andy Satria • Sabtu, 14 Juni 2025 | 04:31 WIB

 

RAMAI DICARI: Pegawai salah satu toko oleh-oleh haji di Kawasan Ampel, Surabaya, memberikan rekomendasi oleh-oleh yang ping banyak dicari, kepada customer, Jumat (13/6).
RAMAI DICARI: Pegawai salah satu toko oleh-oleh haji di Kawasan Ampel, Surabaya, memberikan rekomendasi oleh-oleh yang ping banyak dicari, kepada customer, Jumat (13/6).

RADAR SURABAYA - Musim haji membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha oleh-oleh. Salah satunya dirasakan Vivi Elen, Asisten Supervisor Lawang Agung Ampel.

Ia menyebut, sejak akhir masa pemberangkatan jemaah haji, permintaan oleh-oleh khas Tanah Suci mulai banyak dicari.

“Biasanya memang mulai ramai sejak minggu terakhir pemberangkatan haji. Tapi dibandingkan tahun lalu, sejauh ini masih lebih ramai yang tahun lalu. Mungkin karena sekarang masa hajinya masih berlangsung,” ujar Vivi saat ditemui di tokonya, Jumat (13/6).

Berbagai jenis oleh-oleh khas haji mulai dari kurma, kacang-kacangan, kismis, air zam-zam, hingga cokelat menjadi favorit jemaah. Menurut Vivi, kurma masih menjadi primadona.

“Yang paling banyak dicari biasanya kurma, air zam-zam, sama kacang-kacangan. Air zam-zam yang lima liter itu paling favorit,” jelasnya.

Untuk kurma sendiri tersedia dalam beberapa pilihan kemasan. Jika hanya untuk suguhan, tersedia kemasan 3 kilogram.

Namun, jika untuk dibawa pulang dalam jumlah besar, tersedia juga kemasan 10 kilogram. Jenis kurmanya pun beragam, terutama kurma basah yang digemari banyak pelanggan.

Menariknya, bagi yang tidak ingin repot memilih satu per satu, tersedia paket lengkap oleh-oleh.

Dalam satu paket biasanya berisi air zam-zam, kacang arab, kismis, pitasio, cokelat kerikil, cokelat Turki, kurma, dan tasbih.

Harga paketan pun bervariasi, tergantung isi dan apakah ada air zam-zam atau tidak.

“Kalau yang pakai air zam-zam itu Rp 32 ribu. Yang tanpa zam-zam harganya Rp 22 ribu. Kalau ditambah sajadah bisa sampai Rp 47 ribu. Ada juga yang isinya cokelat batu dan cokelat Turki, harganya Rp 51 ribu,” jelasnya.

Selain makanan, perlengkapan ibadah juga jadi incaran. Sajadah dan sarung termasuk oleh-oleh yang paling sering dicari, hingga teko air minum bergaya Timur Tengah. Meski begitu, pembelian sajadah dan sarung biasanya dilakukan lewat sistem pesanan.

“Kalau sajadah dan sarung biasanya orang pesan dulu. Nggak langsung beli kayak makanan,” tambah Vivi.

Permintaan oleh-oleh ini diperkirakan akan terus meningkat, mengingat kepulangan para jemaah haji dari Tanah Suci menuju Tanah air masih berlangsung. (sam/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #Kurma #ampel #jemaah haji #oleh-oleh haji #sajadah