Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jangan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini Bersamaan dengan Obat, Bisa Berbahaya!

Nurista Purnamasari • Senin, 26 Mei 2025 | 15:15 WIB
Ada makanan dan minuman tertentu yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minum obat.
Ada makanan dan minuman tertentu yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minum obat.

RADAR SURABAYA - Saat mengonsumsi obat, banyak orang tidak menyadari bahwa makanan dan minuman tertentu dapat berinteraksi dengan obat yang mereka minum.

Interaksi ini bisa mengurangi efektivitas obat atau bahkan menyebabkan efek samping yang berbahaya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat menjalani pengobatan.

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Minum Obat

1. Produk Susu
Susu dan produk olahannya seperti yogurt dan keju dapat menghambat penyerapan antibiotik tertentu, seperti tetrasiklin dan siprofloksasin. Jika ingin mengonsumsi produk susu, sebaiknya beri jeda sekitar dua jam sebelum atau sesudah minum obat.

2. Buah Jeruk (Termasuk Grapefruit)
Buah jeruk, terutama grapefruit, dapat meningkatkan kadar obat dalam darah hingga berisiko menyebabkan kerusakan hati dan otot. Jeruk juga dapat mengganggu metabolisme obat tekanan darah tinggi dan kolesterol.

3. Sayuran Hijau Kaya Vitamin K
Sayuran seperti bayam, kangkung, dan brokoli mengandung vitamin K yang dapat mengurangi efektivitas obat pengencer darah seperti warfarin. Jika sedang mengonsumsi obat ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi sayuran hijau.

Baca Juga: Berapa Banyak Susu yang Bisa Dikonsumsi dalam Sehari?

4. Alkohol
Alkohol dapat berinteraksi dengan berbagai jenis obat, termasuk antibiotik dan obat tekanan darah, sehingga meningkatkan risiko efek samping seperti pusing, mual, dan gangguan hati.

5. Kafein (Kopi dan Teh)
Kafein dapat meningkatkan efek samping obat tertentu, seperti obat untuk gangguan kecemasan dan tekanan darah tinggi. Jika sedang menjalani pengobatan, batasi konsumsi kopi dan teh agar tidak mengganggu metabolisme obat.

6. Makanan Berlemak Berlebihan
Makanan berlemak dapat memperlambat penyerapan obat tertentu dan meningkatkan risiko efek samping. Sebaiknya konsumsi makanan sehat dan seimbang saat menjalani pengobatan.

Mengetahui makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat sangat penting untuk memastikan efektivitas pengobatan dan menghindari efek samping yang berbahaya.

Jika ragu, selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi makanan tertentu saat menjalani pengobatan. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kerusakan hati #susu #obat #efektivitas obat #kesehatan #kafein