Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mengapa Banyak Anak-Anak Terkena Diabetes? Ketahui Penyebab dan Cara Menghindarinya

Nurista Purnamasari • Sabtu, 24 Mei 2025 | 18:10 WIB

 

Ilustrasi diabetes pada anak.
Ilustrasi diabetes pada anak.

RADAR SURABAYA - Diabetes tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga semakin banyak dialami oleh anak-anak.

Gaya hidup modern, pola makan yang kurang sehat, serta faktor genetik dapat menjadi pemicu utama meningkatnya kasus diabetes pada usia dini.

Memahami penyebab dan gejalanya sangat penting agar orang tua dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat.

Disini akan dibahas mengapa banyak anak-anak terkena diabetes, apa saja gejalanya, serta bagaimana cara menghindarinya.

Mengapa Banyak Anak-Anak Terkena Diabetes?

Diabetes pada anak terbagi menjadi dua jenis utama, yakni diabetes tipe 1, yang biasanya disebabkan oleh faktor genetik dan gangguan autoimun. Dan diabetes tipe 2, yang lebih banyak dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat.

Meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak sebagian besar berkaitan dengan pola makan tinggi gula, kurangnya aktivitas fisik, serta peningkatan konsumsi makanan olahan yang kaya lemak dan karbohidrat sederhana.

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap diabetes pada anak meliputi:
• Pola makan tidak sehat, seperti konsumsi berlebihan makanan cepat saji dan minuman manis.
• Kurangnya aktivitas fisik, akibat lebih banyak waktu dihabiskan dengan gadget daripada bermain di luar.
• Kelebihan berat badan dan obesitas, yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
• Faktor genetik, jika ada riwayat diabetes dalam keluarga.

Gejala Diabetes pada Anak

Gejala diabetes pada anak dapat berkembang secara bertahap atau muncul secara tiba-tiba. Beberapa tanda umum yang perlu diwaspadai antara lain:

1. Sering merasa haus dan lapar berlebihan meskipun sudah makan dengan cukup.
2. Sering buang air kecil, termasuk di malam hari.
3. Berat badan turun tanpa sebab yang jelas, terutama pada diabetes tipe 1.
4. Mudah lelah dan kurang berenergi, bahkan setelah istirahat cukup.
5. Luka yang sulit sembuh atau infeksi berulang.
6. Penglihatan mulai kabur, yang bisa menjadi tanda gula darah tinggi.

Jika anak menunjukkan beberapa gejala di atas, penting untuk segera melakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Cara Menghindari Diabetes pada Anak

Orang tua dapat mengambil langkah-langkah berikut untuk mencegah diabetes pada anak dan memastikan mereka menjalani gaya hidup yang lebih sehat:

1. Menerapkan Pola Makan Sehat
Kurangi konsumsi makanan olahan dan minuman tinggi gula dan perbanyak makanan alami seperti buah, sayur, biji-bijian, dan protein sehat.

2. Mendorong Aktivitas Fisik
Pastikan anak aktif bergerak setiap hari, seperti bermain di luar rumah, bersepeda, atau melakukan olahraga ringan. Kurangi waktu penggunaan gadget yang berlebihan.

3. Mengontrol Berat Badan dengan Pola Hidup Sehat
Jaga keseimbangan asupan kalori agar anak tidak mengalami obesitas. Pastikan anak tidur cukup dan memiliki rutinitas yang sehat.

4. Edukasi Mengenai Gaya Hidup Sehat
Ajarkan anak pentingnya makan sehat dan beraktivitas. Berikan contoh dengan menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga.

5. Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin
Periksakan gula darah anak jika ada riwayat diabetes dalam keluarga. Konsultasikan dengan dokter jika ada tanda-tanda awal diabetes.

Diabetes pada anak semakin meningkat akibat pola hidup modern yang kurang sehat.

Gejala seperti sering haus, buang air kecil berlebihan, dan kelelahan perlu diwaspadai.

Penyebab utama termasuk pola makan tinggi gula, kurangnya aktivitas fisik, serta faktor genetik.

Pencegahan terbaik adalah menerapkan pola makan sehat, mendorong aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Dengan langkah-langkah ini, risiko diabetes pada anak dapat dikurangi, sehingga mereka bisa tumbuh dengan sehat dan aktif. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#makanan cepat saji #minuman manis #obesitas #kesehatan #pola makan #diabetes #gula darah #diabetes pada anak