RADAR SURABAYA - Kutu air (tinea pedis) adalah infeksi jamur yang sering menyerang sela-sela jari kaki. Biasanya bagian yang terinfeksi kutu air akan mengalami gatal hebat, kulit bersisik, mengelupas, atau pecah-pecah, serta kemerahan dan pembengkakan.
Rasa gatal seringkali memburuk setelah melepas sepatu atau kaus kaki. Dalam beberapa kasus, dapat muncul luka lecet kecil berisi cairan atau bahkan bau tidak sedap dari kaki.
Banyak orang menganggapnya sebagai masalah sepele, padahal jika tidak ditangani dengan baik, kutu air bisa menyebar dan menyebabkan komplikasi serius.
Baca Juga: Surabaya dan Roda-Roda Sejarah: Jejak Awal Uji Coba Motor di Nusantara
Bahaya Menyepelekan Kutu Air
1. Infeksi Menyebar ke Bagian Tubuh Lain
Kutu air dapat menyebar ke area tubuh lain, seperti tangan, selangkangan (jock itch), dan bahkan wajah jika tidak segera diobati.
2. Infeksi Jamur pada Kuku
Jika kutu air dibiarkan, jamur bisa menyebar ke kuku kaki, menyebabkan onikomikosis, yang membuat kuku berubah warna, menebal, dan rapuh.
3. Infeksi Bakteri Sekunder
Kulit yang rusak akibat kutu air bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri, menyebabkan infeksi sekunder yang lebih serius, seperti pembengkakan, nyeri, dan bahkan demam.
4. Kurap pada Kulit
Jamur penyebab kutu air bisa menyebar ke bagian tubuh lain, menyebabkan kurap yang ditandai dengan bercak merah berbentuk lingkaran dan rasa gatal yang mengganggu.
Cara Mencegah dan Mengatasi Kutu Air
• Jaga Kebersihan Kaki: Cuci kaki setiap hari dan pastikan sela-sela jari kaki kering sebelum memakai kaus kaki atau sepatu.
• Gunakan Alas Kaki di Tempat Umum: Hindari berjalan tanpa alas kaki di tempat umum seperti kolam renang atau kamar mandi umum.
• Pilih Sepatu yang Bernapas: Gunakan sepatu yang tidak terlalu ketat dan berbahan yang memungkinkan sirkulasi udara.
• Gunakan Obat Antijamur: Jika mengalami kutu air, segera gunakan obat antijamur yang tersedia di apotek untuk mencegah penyebaran.
Menyepelekan kutu air bisa berujung pada masalah kesehatan yang lebih serius, mulai dari infeksi jamur yang menyebar hingga komplikasi bakteri.
Oleh karena itu, penting untuk segera mengobati kutu air dan menerapkan langkah-langkah pencegahan agar kaki tetap sehat.
Jangan abaikan gejalanya, tindakan cepat bisa mencegah dampak buruk yang lebih besar. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari