RADAR SURABAYA - Warna tak sekadar elemen visual. Ia bisa menciptakan rasa, membangkitkan kenangan, hingga menyampaikan pesan batin.
Hal itu yang coba disampaikan dalam pameran seni lukis yang bertajuk Indahnya Warna oleh Komunitas Pelukis Pasar Seni Mojokerto Raya (Kopelpasmera).
Pameran ini berlangsung sejak 3 hingga 8 Mei 2025 di Galeri Merah Putih (GMP), Komplek Alun-Alun Kota Surabaya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal komunitas yang baru terbentuk setahun lalu untuk menandai eksistensinya di kancah seni rupa nasional.
“Melalui warna, kami mengekspresikan jiwa. Warna bisa memicu berbagai asumsi, rasa, dan pemikiran. Ini adalah bentuk ungkapan yang kami tuangkan lewat karya lukis,” ujar Anik Ardhana, panitia pameran lukisan, Rabu (7/5).
Pameran ini merupakan pameran perdana dari Kopelpasmera, yang digelar di Surabaya sejak pertama kali berdiri.
Sebanyak 19 perupa dari Mojokerto turut serta dalam gelaran ini. Masing-masing membawa dua karya, total ada sekitar 40 lukisan yang dipamerkan.
“Para peserta memiliki latar belakang yang beragam. Ada anggota TNI, mahasiswa, dan pelukis profesional yang telah berpengalaman berpameran di berbagai daerah di Indonesia,” tambah Anik.
Proses kurasi dilakukan secara internal oleh pengurus komunitas. Tidak ada batasan gaya atau teknik dalam karya yang ditampilkan. Setiap seniman bebas mengekspresikan keterampilan yang mereka kuasai.
Komunitas yang kini memiliki sekitar 25 anggota ini berharap pameran ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus berkarya dan mencintai seni.
“Lewat kegiatan ini, kami ingin mengajak semua kalangan untuk lebih peduli terhadap dunia seni, serta memberi ruang bagi para seniman daerah agar bisa diapresiasi lebih luas,” kata Anik.
Pameran Indahnya Warna terbuka untuk umum. Bagi pencinta seni lukis atau siapa saja yang ingin merasakan kekuatan ekspresi dalam warna, pameran ini bisa menjadi destinasi yang layak dikunjungi. (sam/nur)
Editor : Nurista Purnamasari