Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jangan Salah Beli, Kenali Jenis-Jenis Parfum dan Perbedaannya

Nurista Purnamasari • Senin, 5 Mei 2025 | 18:14 WIB
Jenis parfum yang berbeda tentu akan memberikan kepekatan aroma dan seberapa lama daya tahannya.
Jenis parfum yang berbeda tentu akan memberikan kepekatan aroma dan seberapa lama daya tahannya.

RADAR SURABAYA - Parfum bukan hanya sekadar wewangian, tetapi juga bagian dari identitas seseorang. Setiap jenis parfum memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari tingkat konsentrasi minyak esensial hingga daya tahan aromanya.

Jenis parfum yang berbeda tentu akan memberikan kepekatan aroma dan seberapa lama daya tahannya.

Jenis parfum juga mempengaruhi penggunaan, misalkan penggunaan indoor atau outdoor, parfum yang mana yang lebih cocok dan lebih tahan lama.

Memahami perbedaan ini akan membantu memilih parfum yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup.

1. Extrait de Parfum (Parfum) – Aroma Intens dan Tahan Lama
Extrait de Parfum memiliki konsentrasi minyak esensial tertinggi, yaitu sekitar 20% hingga 30%.

Karena kandungannya yang sangat pekat, jenis ini memiliki aroma yang kuat dan bisa bertahan hingga 8–12 jam.

Parfum ini cocok digunakan untuk acara istimewa atau saat ingin tampil maksimal dengan wangi yang tahan lama.

2. Eau de Parfum (EDP) – Seimbang dan Populer
Eau de Parfum memiliki konsentrasi minyak esensial sekitar 15% hingga 20%, menjadikannya pilihan yang populer untuk penggunaan sehari-hari.

Wanginya cukup kuat namun tidak terlalu menyengat, dengan daya tahan sekitar 6–8 jam. EDP cocok digunakan untuk aktivitas kerja, pertemuan formal, atau acara malam hari.

Baca Juga: Dor! Residivis Curanmor Ditembak Mati Jatanras Polda Jatim, Sempat Lempar Bondet ke Polisi

3. Eau de Toilette (EDT) – Segar dan Ringan
EDT memiliki konsentrasi minyak esensial sekitar 5% hingga 15%, sehingga aromanya lebih ringan dibandingkan EDP.

Wanginya bertahan sekitar 3–5 jam, menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan sehari-hari atau suasana kasual.

4. Eau de Cologne (EDC) – Wewangian Segar dan Cepat Menguap
EDC memiliki konsentrasi minyak esensial yang lebih rendah, yaitu sekitar 2% hingga 5%.

Karena itu, aromanya hanya bertahan sekitar 2–3 jam, tetapi memberikan kesan segar dan ringan. EDC sering digunakan setelah mandi atau sebelum aktivitas ringan.

5. Eau Fraîche – Wewangian Paling Ringan
Eau Fraîche memiliki konsentrasi minyak esensial yang sangat rendah, sekitar 1% hingga 3%.

Wanginya hanya bertahan sekitar 1–2 jam, tetapi memberikan efek menyegarkan yang cocok untuk cuaca panas atau aktivitas luar ruangan.

Dengan memahami jenis-jenis parfum akan membantu menemukan wewangian yang sesuai. Apakah Anda sudah menentukan akan membeli jenis apa?. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#minyak esensial #EDT #EDP #extrait de parfum #aroma #daya tahan #parfum #eau de toilette