RADAR SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui Prodi Inovasi Digital meluncurkan MeccaBot AI, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendampingi jemaah haji dan umrah di Tanah Suci.
Aplikasi ini merupakan generasi ketiga dari MeccaBot, yang sebelumnya berbasis WhatsApp chat dan aplikasi sederhana.
Ketua Tim Pengembang MeccaBot AI, Achmad Holil Noor Ali menjelaskan, aplikasi ini tidak hanya memberikan panduan ibadah, tetapi juga menghadirkan berbagai fitur untuk memberikan ketenangan kepada pengguna.
"Aplikasi ini dirancang dengan pendekatan human-centered design, berfokus pada kebutuhan jamaah. Ibadah harusnya tenang, bukan penuh drama," kata Holil, Rabu (30/4).
MeccaBot AI menyediakan berbagai fitur berbasis AI, termasuk panduan ibadah (teks, audio, video), tanya jawab seputar ibadah, navigasi lokasi, Alquran digital, doa-doa instan, dan layanan belanja oleh-oleh.
Erika Cahyaningtyas, anggota tim pengembang menambahkan, seluruh layanan gratis tanpa iklan dan tersedia dalam berbagai bahasa agar jemaah fokus beribadah.
Erika menekankan bahwa MeccaBot AI menyatukan teknologi dan nilai spiritual. "Teknologi harus memberi manfaat nyata dan tidak terlepas dari nilai kemanusiaan," ujar mahasiswa angkatan 2023 ini.
MeccaBot AI telah meraih berbagai penghargaan nasional dan menjadi tenan Inkubator Bisnis ITS.
Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 7.000 kali dan mendapat rating 4,9 di Google Play Store.
Tersedia gratis di Google Play Store, MeccaBot AI mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.
Melalui MeccaBot AI, ITS berkomitmen menghadirkan inovasi bermanfaat bagi umat. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari