RADAR SURABAYA – Jika di Korea Selatan, Thailand, dan negara-negara lain operasi plastik sudah menjadi hal yang biasa dan bagian dari gaya hidup masyarakatnya.
Namun di Indonesia, dahulu operasi plastik masih belum populer dan dianggap tabu di masyarakat. Bahkan tidak sedikit yang melakukan operasi plastic masih menutup-nutupinya.
Namun belakangan, seiring perkembangan gaya hidup dan teknologi, operasi plastik seperti menjadi tren baru di masyarakat.
Masyarakat pun semakin terbuka dan tak sungkan lagi memproklamirkan telah melakukan operasi plastik.
Tren operasi plastik akhirnya turut mempengaruhi stadar kecantikan bagi sebagian orang.
Berbagai cara pun rela dilakukan untuk mendapatkan kecantikan seperti yang didambakan.
Mereka yang merasa kurang cantik, atau bagian tubuhnya kurang sesuai seperti yang mereka dambakan, mereka akhirnya melakukan operasi plastik. Operasi plastik bahkan menjadi tren tidak hanya bagi wanita tetapi juga pria.
Operasi plastik telah menjadi bagian dari gaya hidup modern di Indonesia, terutama di kalangan selebriti dan generasi muda.
Fenomena ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran akan penampilan fisik dan pengaruh media sosial.
Tidak hanya di luar negeri, di Indonesia sendiri operasi bedah plastik sudah banyak dilakukan.
Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap bedah plastik di Indonesia, layanan rekonstruksi dan estetika kini semakin berkembang.
Mungkin yang tadinya banyak orang melakukan operasi plastik untuk estetika wajah, saat ini body contouring atau kontur tubuh pada bagian lain semakin diminati.
Prosedur Operasi Plastik yang Populer
Beberapa prosedur operasi plastik yang paling diminati di Indonesia adalah rhinoplasty dan implan payudara, selain itu juga banyak prosedur lain yang banyak dilakukan.
Rhinoplasty (Operasi Hidung)
Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki bentuk hidung agar lebih proporsional dengan wajah.
Liposuction (Sedot Lemak)
Teknik ini digunakan untuk menghilangkan lemak di area tertentu seperti perut dan lengan.
Breast Implant
Operasi ini dilakukan untuk memperbesar atau memperbaiki bentuk payudara.
Filler dan Botox
Metode non-bedah ini populer untuk mengurangi kerutan dan memberikan efek wajah yang lebih muda.
Baca Juga: Bunda Iffet, Ibunda Slankers Itu Berpulang di Usia 87 Tahun
Blepharoplasty (Perbaikan Kelopak Mata)
Operasi ini dilakukan untuk memperbaiki bentuk kelopak mata atas dan bawah (kantong mata) sehingga dapat menghilangkan tumpukan lemak, kerutan, lingkaran hitam, dan kelebihan kulit pada kelopak mata atas akibat proses penuaan.
Mentoplasty (Perbaikan Bentuk Dagu)
Operasi ini dilakukan untuk memperbaiki bentuk dagu agar menjadi lebih indah dan lebih lancip sehingga wajah terlihat lebih proporsional.
Facelift (Mengencangkan Kulit Wajah)
Operasi ini dilakukan untuk menghilangkan kelebihan lemak, mengencangkan otot. Dapat juga menarik kulit wajah bagian bawah kearah samping atas untuk memperhalus garis senyum, mengencangkan kulit pipi dan dagu sehingga tampak lebih kencang dan muda.
Baca Juga: Derby Jawa Timur: Persebaya Siap Hancurkan Arema FC dengan Strategi Maut Paul Munster!
Tummy Tuck (Perbaikan Dincing Perut)
Operasi ini dilakukan untuk mengurangi lemak dan mengambil bagian perut yang menggelambir agar terlihat datar dan kencang.
Perbaikan Kebotakan Kepala (Tanam Rambut)
Operasi ini dilakukan untuk mengatasi kebotakan pada kepala atau gundul bahkan plontos.
Faktor Pendorong Tren
1. Pengaruh Media Sosial: Platform seperti Instagram dan TikTok mendorong masyarakat untuk tampil sempurna di depan kamera.
2. Kebutuhan Profesional: Banyak selebriti dan pekerja di dunia hiburan memilih operasi plastik untuk menunjang karier mereka.
3. Harga yang Kompetitif: Biaya operasi plastik di Indonesia relatif lebih terjangkau dibandingkan negara lain seperti Korea Selatan.
Dampak Sosial dan Budaya
Operasi plastik tidak hanya memengaruhi individu tetapi juga menciptakan perubahan dalam norma sosial.
Di satu sisi, prosedur ini dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang.
Namun, di sisi lain, ada risiko kesehatan dan tekanan sosial untuk memenuhi standar kecantikan tertentu.
Tips Memilih Klinik Operasi Plastik
• Pastikan klinik memiliki sertifikasi resmi dan dokter yang berpengalaman.
• Lakukan konsultasi mendalam untuk memahami risiko dan hasil yang diharapkan.
• Hindari keputusan impulsif; pertimbangkan kebutuhan dan tujuan pribadi secara matang.
Dengan meningkatnya popularitas operasi plastik, penting bagi masyarakat untuk memahami aspek positif dan negatifnya.
Tren ini mencerminkan perubahan budaya yang lebih luas, di mana penampilan fisik menjadi semakin penting dalam kehidupan sehari-hari. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari