Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ingin Bergaya dan Mengikuti Tren Tapi Malah Merusak Lingkungan, Yuk Pahami Bahaya Limbah Tekstil!

Nurista Purnamasari • Senin, 21 April 2025 | 16:16 WIB
SULIT TERURAI: Limbah tekstil memiliki dampak yang sangat buruk terhadap lingkungan.
SULIT TERURAI: Limbah tekstil memiliki dampak yang sangat buruk terhadap lingkungan.

RADAR SURABAYA - Limbah tekstil merupakan salah satu masalah lingkungan yang semakin mendesak perhatian dan perlu solusi.

Apalagi didorong gaya hidup dan tren fast fashion yang membuat limbah tekstil semakin hari semakin bertambah.

Belakangan orang ingin tampil bergaya, stylish, dan tak mau ketinggalan tren dalam urusan berbusana, namun dari gaya hidup tersebut ternyata bisa merusak lingkungan. 

Gaya hidup masyarakat yang didorong oleh tren di media sosial membuat sebagian orang ingin uptodate dalam berbusana, butuh atau tak butuh, bahkan secara seporadis mereka membeli banyak busana yang sedang naik daun.

Belum lagi tren fast fashion, yakni konsep bisnis mode yang berfokus pada produksi pakaian secara cepat dan massal untuk mengikuti tren terkini dengan harga murah, ikut mendorong daya beli masyarakat terhadap produk tekstil.

Dari produk fast fashion yang kebanyakan berharga murah dan dari bahan yang kurang berkualitas, membuat produk fast fashion cepat rusak hingga akhirnya menjadi sampah.

Dampaknya, limbah tekstil semakin bertambah, dan dampak buruknya kian susah dibendung.

Oleh karenya dibutuhkan solusi potensial untuk mengatasi masalah tersebut, agar dampak negatifnya tidak semakin merusak lingkungan.

Apa Itu Limbah Tekstil?
Limbah tekstil adalah sisa material dari industri pakaian dan tekstil, termasuk potongan kain, pakaian bekas, dan produk tekstil yang sudah tidak terpakai. Limbah ini seringkali sulit terurai dan mengandung bahan kimia berbahaya.

Baca Juga: Maraknya Kasus Bundir pada Mahasiswa, Gara-Gara Kurang Dukungan Emosional?

Dampak Limbah Tekstil terhadap Lingkungan
1. Polusi Air: Proses pencucian tekstil melepaskan mikroplastik ke saluran air, mencemari sungai dan laut.

2. Emisi Gas Rumah Kaca: Pembakaran limbah tekstil menghasilkan gas berbahaya, seperti karbon dioksida dan metana.

3. Pencemaran Tanah: Tekstil yang dibuang sembarangan dapat merusak ekosistem tanah karena sulit terurai.

Solusi untuk Mengurangi Limbah Tekstil
1. Daur Ulang dan Pemanfaatan Ulang: Mengubah limbah tekstil menjadi produk baru seperti tas, karpet, atau bahan isolasi.

2. Kampanye Kesadaran Publik: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengurangi konsumsi tekstil dan mendukung produk ramah lingkungan.

3. Teknologi Ramah Lingkungan: Investasi dalam teknologi pengolahan limbah yang lebih efektif dan aman.

Itulah beberapa dampak negatif dari limbah tekstil dan urgensi untuk mengatasi demi menyelamatkan lingkungan. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#fast fashion #pencemaran lingkungan #pakaian bekas #limbah tekstil #daya beli #polusi air #daur ulang