RADAR SURABAYA - Banyak cara yang dilakukan untuk menciptakan proses pembelajaran bagian anak usia dini.
Seperti Alphabet Wooden Book Bilingual, buku kayu edukatif, dirancang untuk memperkenalkan alfabet Indonesia dan Inggris secara menyenangkan.
Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi dosen Seni Rupa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Winarno dosen Desain Komunikasi Visual, Hendro Aryanto.
“Alphabet Wooden Book Bilingual merupakan media permainan edukatif yang mengajarkan alfabet dalam dua bahasa. Selain memperkenalkan huruf, media ini juga melatih motorik halus anak untuk anak usia 2-5 tahun," jelas Winarno, Kamis (10/9).
Dia menambahkan pentingnya pengenalan alfabet bilingual sejak dini untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak.
“Dengan metode interaktif, anak-anak lebih mudah memahami dan menikmati proses belajar,” imbuhnya.
Buku ini dirancang dengan ilustrasi menarik dan kosakata sehari-hari, menggunakan material kayu ringan yang aman.
Keunikannya terletak pada pendekatan visual yang menarik dan konsep bilingual yang masih jarang di Indonesia.
Kata-kata yang dipilih memiliki kesamaan pelafalan dan makna dalam kedua bahasa.
“Buku ini didesain dengan ilustrasi menarik dan kosakata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga anak lebih mudah mengingat dan memahaminya,” tambah Winarno.
Lebih dari sekadar mengenali huruf, anak juga dapat memahami objek sekitar melalui ilustrasi, mencocokkan huruf dengan gambar, dan membentuk kata.
Elemen tiga dimensi berupa huruf-huruf kayu meningkatkan daya ingat bentuk huruf dan kosakata.
Permainan ini disesuaikan dengan usia anak, mulai dari mencocokkan bentuk dan warna (usia 2 tahun) hingga memahami kosakata bilingual (usia 5 tahun).
Alphabet Wooden Book Bilingual mendapat respons positif dari guru dan orang tua.
Selain meningkatkan minat baca, media ini juga mempercepat pembelajaran bilingual secara alami dan dirancang inklusif untuk anak berkebutuhan khusus.
Dirinya berharap inovasi ini terus berkembang, termasuk pengembangan konsep berhitung tiga dimensi.
“Kami ingin produk ini menjadi formula efektif dalam pembelajaran bilingual untuk anak usia dini, sekaligus menjadi kebanggaan sebagai media pembelajaran buatan anak bangsa,” pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari