Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Makan Enak saat Lebaran Idul Fitri Tanpa Takut Gemuk dan Tetap Bugar

Rahmat Sudrajat • Selasa, 1 April 2025 | 13:05 WIB
TETAP SEHAT: Menjaga pola makan saat lebaran dianjurkan agar tetap bugar dan tidak menambah berat badan.
TETAP SEHAT: Menjaga pola makan saat lebaran dianjurkan agar tetap bugar dan tidak menambah berat badan.

RADAR SURABAYA - Lebaran Idul fitri menjadi momen spesial bagi seluruh keluarga Indonesia untuk berkumpul dan bersilaturahmi.

Namun, kelebihan konsumsi makanan berlemak dan manis selama perayaan seringkali menjadi perhatian.

Karena saat lebaran kurang lengkap apabila tidak ada makanan lebaran seperti ketupat sayur, opor ayam, rendang daging, kue kering, dan makanan ringan lainnya.

Menurut pakar gizi Lailatul Muniroh, dalam menjaga pola makan sehat bukan hanya selama perayaan lebaran saja, namun perlu dilakukan setiap hari untuk mencegah penyakit akibat konsumsi makanan berlebihan.

Dia juga menyebut bahwa selama Ramadan kecenderungan menahan makan minum terkadang menimbulkan semacam pelampiasan makan berlebih saat momen lebaran.

“Prinsipnya ambil makanan secukupnya, boleh menikmati berbagai hidangan namun dalam jumlah yang wajar maupun idak berlebihan. Kurangi makanan bersantan dan berlemak tinggi, tambahkan sayuran, batasi konsumsi makanan dan minuman manis serta gorengan. Minum air putih yang cukup, dan tetap aktif bergerak, jangan mager,” kata Lailatul, Senin (31/3).

Makanan yang disajikan saat lebaran cenderung bersantan dan manis.

Apabila tidak dikurangi porsinya maka dapat berdampak pada kesehatan.

Namun, Laila menyebut bahwa ada beberapa jenis makanan yang dapat dijadikan alternatif suguhan sehat tanpa mengurangi kenikmatan sajian lebaran.

“Gunakan santan encer atau susu rendah lemak, daging ayam atau sapi tanpa kulit, dan sedikit minyak untuk menumis bumbu pada masakan berkuah,” terang dosen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) ini.

Dengan menggunakan campuran nasi putih dan nasi merah menurutnya bisa menambah serat pada ketupat.

Sambal goreng kentang diganti dengan tempe atau tahu. Kue kering diganti dengan camilan sehat seperti buah.

Laila menambahkan, makanan berat saat lebaran bisa saja tetap disajikan, namun perlu penyesuaian pada beberapa hal agar makanan tersebut menjadi lebih sehat.

Rekomendasi makanan lainnya dapat memilih sayur asem, sayur bening, sup sayuran, sup ikan, pepes ikan, tumis sayuran atau urap.

Beberapa contoh makanan ringan sehat contohnya berbagai macam buah seperti apel, jeruk, melon, semangka dan salad buah, kurma, puding santan rendah lemak, roti gandum.

"Sedangkan untuk minumannya bisa air putih, infused water, atau jus buah tanpa atau hanya sedikit tambahan gula,” pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#opor ayam #berat badan #makanan berlemak #kue kering #makanan manis #Unair #lebaran #kesehatan #rendang daging