Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ngabuburit Anti Mainstream, Anak-anak Surabaya Taklukkan Tebing Jelang Buka Puasa

Rahmat Sudrajat • Sabtu, 22 Maret 2025 | 02:17 WIB

 

SEMANGAT: Atlet panjat tebing kategori anak-anak saat mengikuti latihan menjelang buka puasa di Surabaya, Jumat (21/3).
SEMANGAT: Atlet panjat tebing kategori anak-anak saat mengikuti latihan menjelang buka puasa di Surabaya, Jumat (21/3).

RADAR SURABAYA - Menjelang waktu berbuka puasa Ramadan, banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk mengisi waktu luang. 

Salah satunya, dengan berlatih panjat tebing. Di Surabaya, olahraga ekstrem ini ternyata diminati anak-anak apalagi menjelang ngabuburit.

Jumat (21/3) sore, puluhan anak-anak dari Pataga Climbing School (PCS) terlihat semangat berlatih panjat tebing di atas papan yang menjulang tinggi. 

Dengan lincah, mereka menaiki tebing tanpa rasa was-was, berkat latihan yang terlatih.

Menariknya, saat latihan tersebut bagi putra menggunakan songkok sedangkan bagi putri mereka berhijab.

Qalila Bumi Pertamala, mengaku memilih berlatih panjat tebing di sore hari untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa.

"Karena nggak ada kegiatan, biar ada momen banyak kenangan dengan teman-teman dan ada pahalanya juga," ujar Qalila.

Yang menarik, Qalila mengaku tidak merasa lapar atau haus meski olahraga ini membutuhkan tenaga ekstra. 

"Kalau bersama teman-teman, bisa lupa makan karena sudah fokus latihan dan berkumpul," imbuhnya.

Lebih dari sekadar mengisi waktu luang, latihan selama Ramadan menurutnya juga bertujuan menjaga stamina dan meningkatkan performa Qalila menjelang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) setelah Lebaran. 

"Biar lebih menjaga stamina dan performa agar bulan puasa ini lebih baik ke depan dan bisa menghadapi lomba setelah Ramadan," tutur gadis 12 tahun ini.

Para peserta latihan dibagi dalam beberapa kelompok berdasarkan kelas, kapasitas, dan porsi latihan masing-masing. 

Pelatih panjat tebing PCS, Totok Eko Prasetyo menjelaskan, dengan berlatih saat ramadan juga sekaligus mengajarkan belajar, bersosialisasi dan berbagi. 

"Kita memberikan pelajaran buat anak-anak, selagi masih kecil kita ingin mereka bisa mempunyai disiplin dan etika dan bersosialisasi," jelas Totok.

Totok mengakui ada kendala melatih anak-anak saat bulan puasa, terutama lapar dan haus yang kerap dikeluhkan anak-anak.

"Lapar, haus, dan itu yang buat kita tantangan dan memacu supaya tetap semangat," ungkapnya.

Namun, latihan konsisten ini bertujuan menjaga kebugaran dan memastikan anak-anak tetap fit, dari sore hingga setelah berbuka puasa. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #ngabuburit #berbuka puasa #ramadan #panjat tebing