RADAR SURABAYA - Bunga tidak hanya dikenal sebagai simbol keindahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam tradisi kuliner di berbagai belahan dunia. Beberapa jenis bunga dapat diolah menjadi makanan atau minuman, memberikan sentuhan estetis sekaligus rasa yang unik.
Selain mempercantik hidangan, bunga-bunga ini juga kaya akan manfaat kesehatan, menjadikannya bahan tambahan yang tidak hanya menarik, tetapi juga bergizi.
Berikut ini tujuh jenis bunga yang aman dimakan beserta manfaatnya, serta beberapa tips penting untuk memastikan konsumsi yang aman.
1. Mawar
Mawar bukan hanya simbol cinta, tetapi juga bahan pangan yang kaya manfaat. Kelopak bunga mawar dapat dimakan mentah atau dikeringkan untuk dibuat teh. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam mawar membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, aroma mawar yang khas dapat memberikan efek relaksasi dan mengurangi stres. Mawar juga sering digunakan dalam pembuatan selai dan sirup.
Selain cantik, mawar mengandung zat antioksidan seperti polifenol dan antosianin, yang dapat membantu mencegah penuaan dini. Selain itu, teh mawar juga dapat membantu melancarkan pencernaan
2. Lavender
Lavender dikenal dengan aromanya yang menenangkan, tetapi tahukah kamu bahwa bunga ini juga dapat dimakan? Lavender sering digunakan sebagai bahan dalam kue, minuman, atau sirup.
Kandungan antioksidan dan sifat anti-inflamasi dalam lavender dapat membantu mengurangi stres, memperbaiki kualitas tidur, dan mendukung kesehatan pencernaan. Namun, pastikan menggunakan lavender yang khusus untuk konsumsi.
Lavender juga memiliki sifat antimikroba dan dapat membantu meredakan sakit kepala serta nyeri otot ketika dikonsumsi atau digunakan sebagai teh herbal.
3. Kembang Telang
Bunga telang (Clitoria ternatea) dikenal dengan warna birunya yang mencolok. Selain digunakan sebagai pewarna alami dalam minuman dan makanan, bunga ini kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit dan melawan radikal bebas.
Penelitian juga menunjukkan bahwa bunga telang dapat membantu meningkatkan daya ingat dan menjaga kesehatan otak. Anda bisa menyeduhnya sebagai teh atau mencampurkannya ke dalam adonan kue.
Manfaat lainnya adalah membantu menurunkan kadar gula darah dan meredakan stres. Bunga telang juga dipercaya memiliki sifat antiinflamasi yang baik untuk tubuh.
4. Bunga Nasturtium
Bunga nasturtium (Tropaeolum majus) adalah pilihan yang tepat untuk mempercantik makanan. Kelopak dan daunnya memiliki rasa pedas yang mirip dengan lobak, sehingga cocok untuk ditambahkan ke dalam salad atau sandwich. Bunga ini kaya akan vitamin C dan senyawa antimikroba yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan lutein di dalamnya baik untuk kesehatan mata.
Nasturtium juga dipercaya dapat membantu mengurangi risiko infeksi saluran kemih dan mempercepat penyembuhan luka berkat sifat antimikroba alaminya..
5. Bunga Hibiscus (Rosela)
Bunga kembang sepatu (Hibiscus) telah lama digunakan sebagai bahan dasar teh herbal yang populer di berbagai budaya. Teh kembang sepatu memiliki rasa asam yang menyegarkan dan dikenal dapat membantu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan hati, dan mendukung program penurunan berat badan. Anda juga bisa menambahkan bunga ini ke dalam salad untuk sentuhan warna dan rasa unik.
Selain itu, kembang sepatu kaya akan vitamin C dan mineral seperti zat besi yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Sifat diuretiknya juga membantu mengurangi retensi cairan dalam tubuh
6. Bunga Krisan
Teh krisan sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama di Asia. Selain memberikan rasa yang lembut dan menenangkan, bunga ini dipercaya membantu meredakan stres, menurunkan panas dalam, dan meningkatkan kesehatan mata. Teh krisan juga dikenal efektif untuk membantu melancarkan peredaran darah dan memperbaiki kualitas tidur.
7. Bunga Calendula (Marigold)
Bunga calendula memiliki warna cerah dan rasa sedikit pedas yang sering digunakan dalam sup, salad, atau nasi. Calendula mengandung senyawa antiinflamasi dan antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit, membantu mempercepat penyembuhan luka, dan meredakan iritasi. Calendula juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh jika dikonsumsi secara teratur.
Tips Aman Mengonsumsi Bunga
Meskipun banyak bunga yang aman dimakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Pastikan Bunga Tidak Beracun: Tidak semua bunga aman dikonsumsi. Beberapa jenis bunga, seperti oleander atau bunga lili, beracun dan tidak boleh dimakan.
2. Gunakan Bunga Organik: Pastikan bunga yang Anda konsumsi bebas dari pestisida atau bahan kimia berbahaya.
3. Konsultasikan dengan Ahli: Jika Anda memiliki alergi tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba bunga baru.
4. Cuci dengan Bersih: Selalu cuci bunga dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran atau serangga.
Dengan mengetahui jenis-jenis bunga yang aman dimakan dan cara mengonsumsinya, Anda tidak hanya dapat menikmati keindahannya, tetapi juga manfaat kesehatannya. Jadi, jangan ragu untuk bereksperimen dan menambahkan sentuhan bunga dalam hidangan Anda! (via/jay)
Editor : Jay Wijayanto