Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tak Hanya untuk Acara Formal, Batik Juga Stylish untuk Busana Kantoran

Andy Satria • Kamis, 16 Januari 2025 | 18:30 WIB

 

BATIK KANTORAN: Model mengenakan busana batik dengan desain reguler fit yang sesuai digunakan untuk para pekerja kantoran di salah satu tenan di Galaxy Mall Surabaya, Kamis (16/1).
BATIK KANTORAN: Model mengenakan busana batik dengan desain reguler fit yang sesuai digunakan untuk para pekerja kantoran di salah satu tenan di Galaxy Mall Surabaya, Kamis (16/1).

RADAR SURABAYA - Batik merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia.

Tidak hanya cocok dipakai dalam acara formal, tetapi juga bisa menjadi pilihan sebagai busana yang stylish untuk kerja kantoran.

Dengan sentuhan yang modern, kini batik hadir dengan bermacam desain kekinian yang mampu mempercantik penampilan tanpa meninggalkan kesan tradisional dan elegan.

Seperti halnya Hadinata Batik Solo yang menghadirkan batik tulis, batik cap, batik lukis daya seni yang tinggi.

Batik-batik tersebut dihadirkan melalui seperti kemeja, blouse, dress, rok lilit, seragam batik, hingga koleksi khusus lainnya.

Dengan memberikan cutting regular fit yang menjadi tren saat ini, sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ingin memiliki busana formal dan kantoran.

“Untuk cutting baju, karena kami mengutamakan para pekerja kantoran, kalau wanita ya mungkin wanita karir, formal, kami bilang reguler fit. Seperti kebutuhan pergi ke kantor, kondangan, atau acara formal,” kata Business Development Manager Hadinata Batik, Azwar Satrio, Kamis (16/1).

Agar tetap nyaman digunakan untuk kegiatan sehari-hari, batik untuk busana kantor menggunakan bahan full katun.

"Karena kenyamanan harus diperhatikan, maka bahan kita menggunakan katun. Ada full katun 40s, ada yang 50s dan juga ditambahkan lapisan pada bagian dalam agar lebih dingin", jelasnya.

Untuk motif, Azwar menyebutkan bahwa ia menghadirkan beberapa motif yang masih mengikuti pakem dan di antara lainnya melihat peluang kontemporer.

Sebagai warisan budaya bangsa yang telah diakui UNESCO, tren pertumbuhan batik di kalangan masyarakat terus berkembang. Untuk itu peluang di dunia industri masih tinggi.

"Selama batik masih menjadi budaya bangsa kita, saya rasa potensi bisnis fashion akan terus tumbuh dan berkembang", pungkas Azwar.

Untuk batik, brand yang sudah memiliki sembilan tenan ini, menggunakan batik cap dengan kualitas grade A.

Yang memiliki ciri khusus desain original yang diciptakan sendiri. Sehingga tidak memiliki kembaran motif dengan batik yang lain. (sam/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Batik #warisan budaya #busana kantor #tradisional