Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Menilai Kepribadian Seseorang dari Tulisan Tangan, Dari Bentuk Huruf dan Kerapiannya Bisa Terdeteksi

Jay Wijayanto • Jumat, 10 Januari 2025 | 17:59 WIB
Mengetahui kepribadian seseorang melalui tulisan tangan.
Mengetahui kepribadian seseorang melalui tulisan tangan.

RADAR SURABAYA - Benarkah orang yang tulisannya tebal punya pendirian kuat dan tegas?

Mungkin itu adalah satu dari banyaknya pertanyaan yang sering ditanyakan ketika berbicara tentang kepribadian.

Meskipun kedengarannya konyol dan mustahil, tetapi ternyata hal tersebut memiliki keterkaitan.

McKnight, ahli Grafologi dalam wawancara di salah satu majalah bisnis pernah mengatakan bahwa hanya dari menganalisis tulisan tangan, para ahli dapat menemukan lebih dari 5.00 kepribadian. 

Statement dari McKnight ini ternyata sesuai dengan apa yang dipelajari dalam ilmu grafologi.

Grafologi dapat digunakan untuk merepresentasikan karakter, kecenderungan perilaku, dan kepribadian seseorang berdasarkan tulisan tangan.

Ilmu ini memiliki premis bahwa setiap individu bersifat unik dan dan memiliki karakteristiknya masing-masing.

Para ahli saraf juga menegaskan bahwa tulisan tangan berasal dari pikiran dan juga ide yang ada di otak manusia sehingga tulisan dapat dijadikan alat untuk mengukur suasana hati, kesehatan emosional, dan kondisi mental dari penulisnya. 

Dalam menginterpretasikan tulisan tangan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sehingga hasilnya nanti lebih valid, di antaranya kertas yang digunakan tidak terlalu tebal dan tipis, tidak bergaris, dan menggunakan alat tulis bolpoin.

Selain itu, isi tulisan tidak boleh berasal dari hasil penyalinan seperti menyalin bacaan dari buku atau lirik lagu. 

Melalui artikel ini, bersama kita cari tahu karakter dan sifat penulis berdasarkan karakteristik dasar tulisannya.

1. Ukuran Huruf

Seseorang dengan gaya tulisan yang cenderung besar menandakan bahwa ia adalah orang yang ekstrovert. Individu yang ekstrovert ini memiliki jiwa yang besar, percaya diri, dan suka bersikap ramah.

Selain itu, seseorang yang memiliki tulisan besar senang menjadi pusat perhatian dan memiliki konsentrasi yang pendek.

Berbanding terbalik dengan tulisan yang besar, seseorang dengan tulisan tangan yang kecil cenderung pemalu, kurang berani mencoa hal baru, dan tertutup. Akan tetapi, seseorang dengan tipe tulisan ini senang mengamati dan memiliki konsentrasi yang tinggi. 

2. Jarak Antar Kata

Seseorang yang memiliki tulisan tangan dengan jarak yang rapat atau terlalu dekat menunjukkan bahwa ia orang yang terburu-buru dalam bertindak dan cenderung tidak berpikir panjang dalam memutuskan sesuatu.

Selain itu, seseorang dengan tipe tulisan ini memiliki pribadi yang cenderung menyukai kebersamaan. 

Sebaliknya, apabila seseorang cenderung menulis dengan jarak yang lebar, maka ia termasuk pribadi yang independen, cenderung santai, dan tidak terburu-buru. 

3. Kemiringan Tulisan

Kemiringan tulisan menjadi salah satu aspek yang diperhitungkan dalam menilai kepribadian seseorang. Individu yang memiliki kecenderungan menulis miring ke kanan dinilai sebagai orang yang ramah, ekspresif, dan spontan. Selain itu, ia lebih berorientasi pada orang lain dan masa depan.

Hal ini berbeda dengan seseorang yang memiliki gaya tulisan miring ke kiri. ia digambarkan sebagai pribadi yang pemalu, kurang ekspresif, dan keras kepala. Untuk orientasinya cenderung pada diri sendiri. 

Selain gaya tulisan miring ke kiri dan kanan, terdapat juga individu yang memiliki gaya tulisan miring vertikal. Orang-orang seperti ini cenderung hati-hati dan butuh kepastian.

Namun, perlu diingat bahwa analisis ini tidak berlaku untuk orang yang kidal. Analisis untuk orang kidal ini seringkali dilakukan dnegan cara yang sebaliknya.

4. Tekanan pada Tulisan

Tekanan kuat pada tulisan mencerminkan pribadi ynag penuh energi dan antusias. Selain itu, orang ini biasanya memiliki pendirian yang kuat dan tidak mudah berubah pikiran.

Sebaliknya, tekanan ringan pada tulisan dapat menginterpretasikan bahwa individu tersebut memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dan mungkin lebih emosional dalam menyikapi sesuatu.

Akan tetapi, individu ini cenderung lebih santai dan tidak mudah stres dalam menghadapi permasalahan. 

5. Bentuk Huruf

Bentuk huruf yang ditulis dengan bulatan penuh dan melelngkung mencerminkan pribadi yang kreatif dan artistik. Seseorang dengan tipikal ini juga cenderung imajinatif. 

Sementara itu, seseorang yang memiliki bentuk tulisan cendrung tajam mencerminkan pribadi yang analitis dan suka berpikir kritis. Ia juga cendrung lebih tekun dan suka bekerja keras untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan. 

6. Rapi dan Lurus

Tulisan tangan yang rapi dan lurus mencerminkan bahwa penulsinya tipikal orang yang tenang dan santai. Ia juga bukan orang yang terburu-buru dalam mengerjakan sesuatu.

Selain itu, tulisan yang rapi dan lurus menandakan bahwa ia memiliki kemampuan berpikir logis dan tertib. 

Kebalikan dari tulisan rapi dan lurus, seseorang yang tulisannya berantakan dan sulit dibaca menunjukkan bahwa ia pribadi yang impulsif dan kreatif. 

Nah, itu tadi penjelasan terkait karakter dan sifat penulis berdasarkan pola tulisannya.

Meskipun terdapat ilmu grafologi yang menjadi dasar dari penilaian tersebut, dalam penerapannya kita tidak boleh langsung memberikan “label” kepada seseorang hanya berdasarkan tulisan tangan saja.

Banyak faktor yang turut serta mempengaruhi kepribadian seseorang, seperti lingkungan, pendidikan, dan kondisi psikologis ketika menulis.

Meskipun grafiologi memberikan gambaran atau dugaan terkait kepribadian seseorang, tetap saja untuk menilai kita harus menggunakan alat ukur yang lebih objektif. (han/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#grafologi #kepribadian #tulisan tangan