Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mahasiswa Unair Surabaya Teliti Potensi Tujuh Jenis Rumput Laut untuk Produk Bernilai Tinggi

Rahmat Sudrajat • Senin, 6 Januari 2025 | 00:53 WIB
BERMANFAAT: Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Unair ini mengungkap potensi rumput laut.
BERMANFAAT: Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Unair ini mengungkap potensi rumput laut.

RADAR SURABAYA - Kekayaan hayati laut Indonesia, khususnya rumput laut, masih belum termanfaatkan secara optimal. 

Penelitian yang dilakukan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) kini mengungkap potensi tujuh jenis rumput laut untuk produk-produk unggulan, membuka jalan bagi pemanfaatan yang lebih luas.

Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Arinda Melina Putri, tengah meneliti potensi tujuh jenis rumput laut untuk menghasilkan produk bernilai tinggi.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan rumput laut yang masih minim, meskipun komoditasnya beragam.

Arinda menjelaskan, analisis proksimat pada rumput laut ini bertujuan untuk mengungkap aktivitas antibakteri, serta karakteristik fitokimia dan fisikokimia dari masing-masing jenis.

“Dalam rumput laut terdapat kandungan senyawa aktif yang sangat tinggi seperti antioksidan, antibakteri dan zat antikanker. Ada tujuh jenis rumput laut yang memiliki kandungan dan karakteristik yang berbeda dalam penelitian ini. Sehingga dalam analisis proksimatnya akan memiliki hasil yang berbeda,” ungkapnya, Minggu (5/1).

Analisis proksimat merupakan serangkaian uji untuk mengetahui kandungan zat pada suatu bahan seperti protein, karbohidrat, serat dan kandungan lainnya.

Proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan berbagai alat, namun Arinda optimis bahwa penelitian ini dapat menjadi langkah awal dalam diversifikasi produk rumput laut.

“Dalam analisis proksimat, kami memerlukan berbagai tahapan yang rumit mulai dari ekstraksi bahan aktif, uji kandungan dan lainnya. Proses ini memerlukan waktu yang cukup lama dengan berbagai alat. Analisis ini dapat digunakan sebagai langkah awal dalam diversifikasi produk rumput laut,’’ terangnya.

Arinda berharap penelitian ini dapat dilanjutkan untuk menyempurnakan hasil dan mewujudkan produk jadi dari tujuh jenis rumput laut yang diteliti.

“Di sini kami melakukan pengujian kandungan dari tujuh jenis rumput laut yang digunakan. Besar harapan kami untuk bisa menjadikannya produk jadi. Namun, karena keterbatasan waktu maka kami belum bisa mewujudkannya. Harapannya akan ada penelitian lanjutan untuk menyempurnakan penelitian ini,” ujarnya.

Penelitian ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam pemanfaatan rumput laut sebagai bahan baku produk yang bernilai tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#rumput laut #surabaya #penelitian #Unair #kekayaan hayati