RADAR SURABAYA - Suasana Natal semakin terasa di Surabaya.
Salah satu tradisi yang tak pernah terlupakan yakni saling berkirim atau berbagi hampers atau parsel untuk menciptakan kedamaian dalam Natal.
Di tengah momen Natal ini, pelaku usaha hampers di Surabaya merasakan peningkatan permintaan yang signifikan, bahkan hingga 50 persen.
Salah satu contohnya toko menjual kue-kue kering dan hampers yang ada di Jalan Ketandan, Surabaya.
Toko kue ini menawarkan berbagai varian kue kering yang dikemas dalam stoples kecil, dibungkus dengan kotak dan keranjang, serta dihiasi dengan pernak-pernik ornamen warna merah hijau.
Dua warna simbol spiritualis yang identik dengan perayaan Natal ini semakin mempercantik tampilan hampers.
Setiap hampers Natal kue kering yang tersaji rapi di rak juga dilengkapi dengan kartu ucapan.
Berbagai jenis hampers ditawarkan, mulai dari yang sederhana hingga premium.
Harga pun bervariasi, mulai dari Rp 60 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung kebutuhan pembeli.
"Hampers di tempat ini sangat menarik, mulai dari desain hingga harga pun terjangkau," ujar Yuyun, salah satu pembeli, Kamis (19/12).
Hal senada juga disampaikan Merry, mengaku baru baru pertama kali membeli kue kering di tempat tersebut.
Dia membeli untuk keperluan Natal yang akan diberikan kepada saudara maupun guru yang ada di sekolah anaknya.
"Saya berharap hampers Natal-nya bisa memberikan senyum sanak saudara dan guru-guru dari anak saya di sekolah," tutur Merry.
Selama Desember ini, pelaku usaha hampers optimistis tren penjualan akan terus meningkat hingga akhir tahun, sebanyak 50 persen dari hari biasanya.
Natal tidak hanya membawa sukacita bagi yang merayakan, tetapi juga membuka peluang usaha guna mendapatkan cuan yang menggiurkan.
"Biasanya hampers pada Natal ini banyak pesanan dari luar kota, seperti Makassar, Jakarta, Surabaya, dan Sidoarjo," ujar Diah Arifianty, owner toko kue kering dan hampers.
Diah mengaku hampers favorit Natal tahun ini yaitu Box of 4, yang berisi empat jenis kue kering.
Para pembeli pun antusias, terutama karena tradisi saling mengirim hampers menjadi simbol sukacita Natal.
"Natal kan mempunyai tradisi saling berkirim hampers ini menjadi salah satu cara masyarakat untuk berbagi kebahagiaan di momen Natal. Jadi tahun ini kami buat hampers yang favorit Box of 4," jelasnya.
Tradisi saling berkirim hampers telah menjadi bagian penting dari perayaan Natal di Surabaya.
Selain menjadi simbol sukacita dan berbagi kebahagiaan, hampers juga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi para pelaku usaha. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari