RADAR SURABAYA - Menyambut Natal ada banyak kreativitas yang disajikan oleh anak-anak muda.
Seperti mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) yang menghadirkan karya ornamen mozaik unik yang terbuat dari limbah kain.
Karya ini dipamerkan di Student Lounge Ubaya West Campus, Spazio Tower lantai 9, sebagai bentuk kreativitas dan semangat kebersamaan menjelang hari raya.
Ornamen mozaik ini merupakan hasil kolaborasi dari mahasiswa berbagai fakultas di Ubaya West Campus.
Mereka menyusun ribuan potongan kain sisa di atas papan berukuran 2,4 x 3,6 meter.
Menurut salah satu mahasiswa, Felicia Oentoro, ide pembuatan mozaik ini muncul dari antusiasme mahasiswa dalam merayakan Natal di kampus baru mereka.
"Kami angkatan pertama yang kuliah di Ubaya West Campus. Dengan membuat karya ini, kami berharap bisa saling mengenal lebih dekat antar fakultas," ujar Felicia, Rabu (11/12).
Untuk membuat ornamen mozaik ini membutuhkan waktu pengerjaan selama dua hari.
Dia mengaku, ada tantangan yang dihadapi adalah memotong kain dengan bentuk pola mozaik yang estetik dan sesuai dengan garis desain.
Kain berwarna putih juga perlu dicat agar warnanya sesuai dengan desain.
"Walaupun ada kesulitan, kami senang bisa berkreasi dan melatih kreativitas di luar jam kuliah," ungkap Felicia.
Sementara itu, desain ornamen mozaik ini dikerjakan oleh Katrina Agatha, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Industri Kreatif Ubaya.
Menurut Katrina, penggunaan kain terinspirasi dari limbah kain yang sudah tidak terpakai di Desan Fashion dan Produk Lifestyle Ubaya.
"Daripada dibuang, lebih baik didaur ulang menjadi karya yang sustainable. Warnanya yang colorful juga menambah keunikan dari mozaik ini," jelas Katrina.
Selain pameran ornamen mozaik, mahasiswa Ubaya West Campus juga merayakan Natal dengan kegiatan tukar kado.
Head of West Campus Ubaya, Diana mengatakan, perayaan Natal di Ubaya West Campus menjadi momen untuk membangun kebersamaan antar mahasiswa.
"Nantinya tidak hanya Natal, tapi perayaan-perayaan besar keagamaan lain juga akan kami adakan di sini karena Ubaya adalah kampus multikultur," ujar Diana.
Ornamen mozaik dari limbah kain ini menjadi bukti kreativitas dan semangat kebersamaan mahasiswa Ubaya West Campus dalam merayakan Natal.
"Karya ini tidak hanya memperindah suasana kampus, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mendaur ulang limbah kain menjadi karya seni yang menarik," tuturnya.
Pihaknya berkomitmen untuk merayakan berbagai perayaan keagamaan lainnya, sejalan dengan semangat multikultur yang dijunjung tinggi. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari