Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Malu Tak Bisa Baca dan Tulis Aksara Jawa, Museum Pendidikan Surabaya Jadi Jujukan untuk Belajar

Rahmat Sudrajat • Jumat, 29 November 2024 | 03:34 WIB
BUDAYA BANGSA: Tania (kiri baju merah) belajar baca dan tulis aksara Jawa di Museum Pendidikan Surabaya bersama pelajar lainnya.
BUDAYA BANGSA: Tania (kiri baju merah) belajar baca dan tulis aksara Jawa di Museum Pendidikan Surabaya bersama pelajar lainnya.

RADAR SURABAYA - Tania, mahasiswi jurusan Bahasa Inggris di salah satu universitas di Surabaya ini memiliki kisah unik dalam mencintai budaya Jawa. 

Meskipun fasih menulis aksara Korea dan Jepang, Tania merasa malu karena tak bisa membaca aksara Jawa. 

Motivasi ini mendorongnya untuk mengikuti kelas sinau aksara Jawa di Museum Pendidikan Surabaya.

"Saya pernah ke Siola dan melihat tulisan aksara Jawa di kantor dinas. Lalu di Kota Lama Surabaya, saya juga melihat banner aksara Jawa," ujar Tania," Kamis (28/11).

Di kelas Sinau Aksara Jawa, Tania menunjukkan kemampuan menulis aksara Korea dengan lancar. 

Namun, kemampuannya menulis aksara Jawa masih perlu bimbingan.

Lokasi kelas di Museum Pendidikan Surabaya yang sarat sejarah pendidikan semakin menambah makna belajarnya.

"Museum ini memiliki nilai sejarah terkait dengan dunia pendidikan. Di sini kami mengenalkan dan mengajarkan aksara Jawa, lalu mengajak peserta melihat manuskrip beraksara Jawa yang dikoleksi di museum," kata Ita Surojoyo, pengajar aksara Jawa dan pendiri Puri Aksara Rajapatni.

Ita menjelaskan, lembar kerja aksara Jawa dengan instruksi bahasa Inggris merupakan upaya memperkenalkan aksara Jawa secara global. 

Hal ini membuka peluang bagi mahasiswa asing atau warga ekspatriat untuk belajar aksara Jawa.  

"Pernah ada rombongan mahasiswa Inggris yang belajar aksara Jawa sebanyak dua kali pertemuan. Pertama di kelas kampus, hari kedua di Museum Pendidikan ini," jelasnya.

Museum Pendidikan Surabaya menyimpan koleksi bersejarah yang berhubungan dengan pendidikan di Indonesia, mulai dari masa pra aksara hingga masa kemerdekaan.

Museum ini menjadi tempat yang tepat untuk belajar aksara Jawa dan mengenal sejarah pendidikan di Indonesia.  

Melalui sinau aksara Jawa di Museum Pendidikan, Tania dan peserta lainnya tidak hanya belajar aksara, tetapi juga mencintai jati diri bangsa dan melestarikan budaya Jawa. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Puri Aksara Rajapatni #surabaya #pelajar #mahasiswa #museum pendidikan #aksara jawa