Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dari Kanvas ke Runway, Busana Indah Terinspirasi Lukisan Claude Monet

Rahmat Sudrajat • Senin, 18 November 2024 | 17:18 WIB
BEAUTIFUL SERENITY: Busana karya Anastacia Aimee Asali yang terinspirasi dari The Woman with a Parasol karya Claude Monet.
BEAUTIFUL SERENITY: Busana karya Anastacia Aimee Asali yang terinspirasi dari The Woman with a Parasol karya Claude Monet.

RADAR SURABAYA - Dengan mengusung konsep aesthete yang terinspirasi dari lukisan The Woman with a Parasol karya Claude Monet, Anastacia Aimee Asali merancang sebuah desain busana nan indah. 

Aimee menggunakan warna biru dan kain semi wol. Desainnya menambah kesan beautiful serenity yang tercermin dalam busananya yang diperagakan di Chameleon Hall, Tunjungan Plaza 6 Surabaya, dalam Meliorism pergelaran tahunan Fakultas Industri Kreatif Ubaya.

Aimee mengaku kagum pada gaya lukis karya Claude Monet tersebut, sehingga menciptakan desain busana seperti sedang melukis.

"Jadi kesannya dalam busana saya seperti sedang melukis," ujar Aimee, Minggu (17/11). 

Dia menambahkan, untuk teknik pembuatan busana tersebut dengan menggunakan teknik water collor painting yang menggunakan semacam pendekatan dalam lukisan mengikuti gaya impresionisme.

Dengan menekankan pada tampilan warna yang tenang atau beautiful serenity.

"Pakai teknik yang sama dengan Claude Monet saat melukis, yaitu teknik en plein eir impresionisme. Dengan melukis pada ruang terbuka untuk menangkap momen sekejap mata,” terang Aimee.

Hasil desain busana pun juga mirip dengan lukisan. Karena dia juga melakukan water colour painting pada lukisannya saat menggunakan hasil desain tersebut. 

Selain itu, dia memilih warna biru, karena dinilai cocok dengan laki-laki dan perempuan.

“Karena konsepnya beautiful serenity, saya menggunakan warna biru sebagai warna dasar. Warna biru untuk menggambarkan konsep mindfulness, tenang, dan damai. Terinspirasi dari lukisan itu dan sekaligus menjadi acuan di koleksi ini,” ungkapnya.

Aimee menjelaskan, kesulitannya dalam membuat busana ini harus menyesuaikan dengan jahitan dan ukuran. Selain itu penempatan printing agar kelihatan balance

Sementara itu, graduation show kali ini berjumlah 26 desainer tugas akhir dengan dengan lima look per desainer.

Selain itu, ada pula karya dari 30 desainer draping project, dan 29 desainer local content design project.

Sehingga total ada 250 look baju dengan empat subtema, yaitu Planet Keeper, Community Couture, Technochic, dan Beautiful Serenity

Graduation show kali ini ingin memberikan kesan percaya diri pada perubahan dunia, sesuai konsep meliorisme atau The World Will be Better,” kata ketua panitia Meizarda Bunga Cantika.

Bunga mengaku tahun ini spesial, karena untuk pertama kalinya, mengadaptasi konsep seperti stage internasional. Konsepnya minimalis dan stage berwarna putih.

"Harapannya, fokus sorotan hanya pada koleksi busana tanpa distraksi lain," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Impresionisme #water collor painting #desainer #Claude Monet #Graduation Show