RADAR SURABAYA - Mahasiswa dan perupa di Surabaya berkolaborasi dalam membuat karya lukisan dan instalasi yang kemudian di pamerkan dalam Art Show Exhibition 2024 yang digelar di AJBS Hall Center, Minggu (22/9).
Dalam pameran tersebut ada 49 karya lukisan, 5 karya instalasi dan 2 karya daur ulang. Selain itu mereka juga berkolaborasi dengan melukis on the spot.
Menurut ketua pelaksana Art Show Exhibition, M Atria Aqila, pameran lukisan ini digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) dengan melibatkan beberapa universitas lain dan para perupa profesional seperti Budi Bi, Andreanus Gunawan, Ami Tri hingga Hence Virgorina.
"Dengan melibatkan para seniman kami bisa belajar dan mengembangkan karya dalam melukis. Sehingga sama-sama menguntungkan baik bagi kami maupun seniman," ujar Atria.
Dia menyebut pameran ini mengusung tema Growth and Glow, dengan harapan bisa merepresentasikan perjalanan pribadi dan bersama dari kegelapan menuju cahaya, dari kebingungan menuju kejelasan, dari stagnasi menuju dinamika.
"Dalam pameran yang digambarkan ini ada citra rasa manusia yang bertumbuh mulai keseharian. Dan ada kecemasan yang ditakutkan di masa depan. Di lukisan juga menggambarkan seperti itu," tuturnya.
Selain itu sebagai mahasiswa juga mencerminkan diri sendiri yang masih bertumbuh dan banyak hal yang perlu dicoba.
"Pertumbuhan dan cahaya sebagai mahasiswa saling terkait dalam membentuk identitas dan pengalaman," harap Atria
Kolaborasi dalam pameran tersebut juga bersama dengan mahasiswa ITS Surabaya dan ISI Yogyakarta.
"Kami juga saling melengkapi bersama dalam suatu karya," imbuhnya.
Sementara itu, salah satu perupa, Budi Bi mengaku, pameran yang berkolaborasi dengan mahasiswa sebagai bentuk mengenalkan seni lukis serta edukasi.
"Kami senang berkolaborasi bersama dengan adik-adik mahasiswa ini. Tentu pameran ini sebagai ajang untuk mengenalkan seni lukis serta mengedukasi. Kami juga ingin berbagi tentang menggelar pameran bersama generasi," ujar Budi Bi.
Budi Bi berharap eksistensi perupa pemula terus berkembang dan saling berkolaborasi antar perupa agar nantinya menjadi generasi penerus untuk melanjutkan estafet karya lukisan. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari