Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Demam Boneka Labubu ‘The Monster’ Asal Tiongkok yang Viral karena Lisa BLACKPINK, Apa Istimewanya?

Jay Wijayanto • Sabtu, 21 September 2024 | 21:00 WIB
Labubu Festival di Beijing.
Labubu Festival di Beijing.

RADAR SURABAYA – Belakangan ini, boneka Labubu telah mencuri perhatian netizen dari semua kalangan dan gender di Indonesia.

Mereka berlomba-lomba membeli dan mengoleksi boneka tersebut, kemudian mengunggah foto atau videonya di media sosial untuk memamerkan koleksi boneka eksklusif tersebut.

Labubu merupakan salah satu karakter buku cerita anak berjudul The Monster.

Ia dikenal sebagai sosok karakter peri yang memiliki bulu warna-warni, telinga runcing, gigi tajam yang menonjol dari mulutnya, berperawakan kecil, dan senyum nakal.

Labubu adalah salah satu dari karakter di The Monster yang terdiri dari Zimomo, Tycoo, Spooky dan yang paling terkenal adalah Labubu.

Karakter ini diciptakan oleh seniman asal Hongkong yang besar di Belanda bernama Kasing Lung pada tahun 2015, yang terinspirasi dari dongeng Nordik dan mitologi Viking.

Setelah menciptakan karakter tersebut, Kasing Lung sebagai pencipta menandatangani perjanjian lisensi eksklusif dengan perusahaan Pop Mart asal Tiongkok pada tahun 2019.

Pop Mart yang menjual karakter tersebut dalam bentuk boneka dan gantungan kunci.

Popularitas Labubu langsung melonjak setelah salah satu member Girl Group Korea Selatan, Lisa BLACKPINK, mengunggah foto di Instastory-nya sedang memeluk boneka tersebut pada bulan April lalu.

Lisa BlackPink dengan koleksi boneka Labubunya.
Lisa BlackPink dengan koleksi boneka Labubunya.

Hal ini memicu banyak orang fomo (fear of missing out) ikut-ikutan untuk membeli dan berburu Labubu. Mereka bahkan rela mengantri panjang di berbagai cabang Pop Mart.

Boneka unik ini telah dianggap sebagai barang yang premium atau eksklusif, karena harga satuannya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Sebelum viral, Labubu ditaksir senilai Rp 147.000 untuk seri biasa dan paling mahal Rp 42.000.000 untuk seri spesial.

Namun, kini harga boneka Labubu di seri biasa bisa ditaksir Rp 300.000 sampai Rp 1.000.000. Bahkan ada yang mencapai Rp 14.500.000.

Dilansir dari Global Times, boneka Labubu awalnya laris terjual di Pop Mart Tiongkok.

Menyusul kepopulerannya, banyak wisatawan Thailand yang menjadikan boneka Labubu sebagai oleh-oleh dari Negeri Tirai Bambu tersebut.

Keberadaan toko offline Pop Mart di beberapa negara Asia seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Vietnam, membuat boneka Labubu banyak diincar oleh banyak orang.

Bahkan di Thailand, pemerintah sampai mengeluarkan himbauan untuk mewaspadai penipuan terkait Labubu palsu karena begitu banyak orang yang tertarik untuk memiliki boneka tersebut.

Seiring popularitasnya yang semakin meroket, Labubu yang dulu hanya digemari oleh penggemar seni urban kini telah menjadi fenomena global terutama setelah Lisa BLACKPINK terlihat mengoleksi boneka tersebut.

Labubu telah menjadi lebih dari sekedar mainan, dan berubah menjadi barang koleksi bernilai investasi yang dicari para kolektor di seluruh dunia.

Acara-acara pop culture seperti DesignerCon dan ToySoul Expo juga sering menjadi ajang untuk memamerkan edisi spesial dari Labubu dan para kolektor rela menghabiskan puluhan juta untuk mendapatkan koleksi tersebut.

Konsep blind box yang diusung Pop Mart juga salah satu faktor penting yang mendorong popularitas Labubu. Karena pembeli tidak akan tahu varian boneka yang akan mereka dapatkan sampai kotak tersebut dibuka.

Ada juga figure langka atau chase figure yang semakin menarik minat kolektor untuk terus membeli hingga mereka berhasil mengumpulkannya. (bel/mag/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#boneka labubu #Tiongkok #Pop Mart #lisa blackpink