Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cegah Penyakit Kronis, Daun Jati dan Kopi Robusta Punya Segudang Manfaat

Rahmat Sudrajat • Selasa, 17 September 2024 | 02:27 WIB
ANTIOKSIDAN DAN ANTIINFLAMASI: Perpaduan daun jati dan bubuk kopi robusta dalam kantong celup memiliki manfaat untuk mencegah penyakit kronis.
ANTIOKSIDAN DAN ANTIINFLAMASI: Perpaduan daun jati dan bubuk kopi robusta dalam kantong celup memiliki manfaat untuk mencegah penyakit kronis.

RADAR SURABAYA - Melimpahnya persediaan bahan herbal membuat ide pembuatan inovasi minuman herbal.

Seperti kopi celup herbal yang memanfaatkan daun jati dan bubuk kopi robusta yang memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi.

Kemudian untuk pengembangan produk selanjutnya dilakukan inovasi dengan kombinasi bubuk herbal dan bubuk kopi robusta. 

Pembuatan inovasi kopi celup herbal dilatarbelakangi oleh tingkat konsumsi kopi di Indonesia yang cukup tinggi.

"Kopi memiliki efek utama untuk stimulasi sistem saraf pusat. Namun, pada kopi celup ini dikombinasikan bahan herbal sehingga memiliki manfaat lebih bagi kesehatan,” tutur Ketua tim pembuatan kopi celup herbal, Tjie Kok, Senin (16/9).

Lebih lanjut dia menjelaskan kandungan antioksidan dan antiinflamasi untuk mencegah timbulnya penyakit-penyakit kronis yang terkait dengan peradangan, antara lain aterosklerosis, rematik artritis, termasuk tumor. 

“Kopi Sedjati dengan kandungan kombinasi bahan herbal memiliki aktivitas antioksidan yang jauh lebih tinggi daripada kopi biasa. Sehingga, orang yang minum Kopi Sedjati tidak hanya menikmati rasa kopi yang otentik, namun juga mendapatkan manfaat kesehatannya secara langsung,” terangnya.

Selain itu, hal unik lainnya adalah kopi ini dikemas dalam kantung seperti teh celup yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen untuk mengonsumsinya. 

Cara penyajiannya cukup dicelup dalam air mendidih selama beberapa menit dan ampas yang terdapat dalam kantung celup diambil dan dibuang.

Sehingga, kopi tidak meninggalkan ampas di dalam gelas. Masa simpan kopi celup Kopi Sedjati pun dapat mencapai satu tahun jika tetap berada dalam kemasan tertutup.

Inovasi produk Kopi Sedjati merupakan pengembangan dari kegiatan Program Pemberdayaan Desa Binaan Desa Herbal Kebontunggul 2024 yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Surabaya (Ubaya) dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS). 

"Program ini difasilitasi dan didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Ditjen Diktiristek, Kemdikbudristek," ujarnya.

Selain membuat inovasi kopi celup, tim juga merancang strategi pengemasan dan pemasarannya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#antioksidan #bahan herbal #kopi robusta #penyakit kronis #antiinflamasi #daun jati