RADAR SURABAYA – Memijat merupakan salah satu metode terapi tradisional yang dilakukan dengan cara memberikan tekanan pada bagian tubuh, biasanya dilakukan untuk meredakan gejala penyakit tertentu.
Tetapi perlu diketahui jika memijat bagian-bagian tubuh ini dapat menyebabkan cedera hingga berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Pijat menjadi alternatif kebanyakan orang untuk mengurangi pegal-pegal, nyeri otot hingga salah urat. Dengan memijat dapat memberikan rasa nyaman dan relaksasi pada jaringan tubuh.
Namun, jangan sembarangan memijat. Alih-alih memberikan relaksasi, justru bisa memberikan dampak yang berbahaya bagi tubuh.
Berikut 7 bagian tubuh yang tidak boleh dipijat sembarangan:
1. Ketiak
Merupakan bagian tubuh yang sensitif, membuat ketiak tidak boleh sembarangan ditekan. Ketiak memiliki banyak saraf, arteri, hingga kelenjar getah bening.
Hal ini dapat dibuktikan ketika ketiak disentuh atau dipegang akan memberikan efek geli.
Menekan ketiak sembarangan bisa berakibat fatal, bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan. Maka ketiak menjadi salah satu bagian tubuh yang perlu dihindari ketika memijat.
2. Perut
Bagian tubuh berikutnya yang perlu dihindari saat memijat adalah perut. Hal ini disebabkan perut memiliki banyak bagian organ vital seperti hati, limpa, empedu dan lain-lain.
Namun, jika memang ingin memijat perut, lakukan dengan lembut di bagian atas dan di sepanjang tulang rusuk.
3. Leher
Pada area depan leher dan cekungan leher sebaiknya dihindari untuk menekannya terlalu keras. Di area depan terdapat bagian bernama jugulan yang memiliki vena jugularis, bertugas untuk mengalirkan darah ke wajah, otak hingga kepala.
Cekungan leher di bawah telinga dan rahang juga memiliki sistem saraf yang bersinggungan dengan wajah. Sehingga disarankan untuk tidak menekan daerah ini terlalu keras.
Banyak kasus dimana orang yang belum melakukan pemeriksaan saat merasakan gangguan permasalahan pada leher memilih melakukan pemijitan.
Jika salah memijit, bisa berakibat fatal yaitu tidak bisa bicara, lumpuh dan serangan stroke. Pijatan pada area leher membuat pembuluh darah yang mengalir menuju otak tersumbat dan pecah.
4. Bagian Bola mata
Sering kali bagian tubuh ini mendapatkan pijatan, hal ini dimaksudkan untuk memberikan relaksasi sesaat setelah bekerja di depan layar.
Tetapi perlu dipastikan untuk melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain, demi menghindari tekanan terlalu kuat atau tidak sengaja menyentuh bola mata.
Alih-alih memijat untuk relaksasi, kamu bisa memutar bola mata searah dengan jarum jam atau menyegarkan diri dengan cuci muka.
5. Siku
Memiliki bagian bernama funny bone, membuat siku termasuk bagian tubuh yang sensitif.
Pada dasarnya ujung siku bukanlah tulang melainkan saraf, yang bernama saraf ulanaris. Apabila mendapat tekanan yang cukup keras atau bahkan terbentuk akan memberikan efek tidak nyaman seperti kesetrum.
6. Pangkal Paha
Biasanya pangkal paha terasa sakit, setelah melakukan aktivitas fisik. Biasanya orang-orang akan pergi ke tukang urut untuk dipijat, tetapi hal ini tidak dianjurkan oleh dokter manakala belum mengetahui penyebab dari nyeri yang dirasakan.
Bagian pangkal paha memiliki banyak aliran pembuluh darah, memijat terlalu keras dapat membuat sirkulasi menuju kaki terganggu.
7. Belakang Lutut
Area belakang lutut atau poplitea memiliki banyak pembuluh darah, sehingga sangat sensitif terhadap tekanan.
Bagian tubuh ini menjadi penghubung dari sistem saraf ke bagian lutut lainnya, sehingga tidak boleh sembarangan untuk memijat pada bagian tubuh ini.
Sebelum memilih alternatif pijit, sebaiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada dokter saat mengalami nyeri di bagian tubuh tertentu.
Dokter akan melakukan pemeriksaan sehingga meminimalisasi gangguan lebih lanjut akibat salah melakukan penanganan. (ang/mag/jay)
Editor : Jay Wijayanto