RADAR SURABAYA - Di era teknologi digital yang semakin maju membuat seniman Antonius Kho terinspirasi membuat suatu karya tentang robot.
Karena saat ini robot hampir menggantikan peran manusia dalam beraktivitas sehari-hari.
Baik di pabrik, rumah sakit hingga membuat kopi pun sekarang menggunakan tenaga robot.
Pameran tunggal yang digelar Antonius Kho bertajuk Love Robot digelar di Artspace, Artotel TS Suites Surabaya, dan menghadirkan 21 karya lukisan.
Menariknya, karya tersebut terbuat dari benang, dicampur karung goni dan dirangkai juga menggunakan kabel.
Menurut Antonius Kho, benang dan seni media campuran yang menggambarkan karakter robot ceria dan lucu dengan warna-warna yang kalem seperti warna benang alami.
"Karya- karya yang sedang dipamerkan saat ini merupakan karya yang terinspirasi tentang manusia dan tentang orang-orang. Di negara-negara maju, banyak robot yang diciptakan dan dibutuhkan untuk membantu pekerjaan manusia di segala bidang, di masa depan, robot akan menggantikan manusia, dalam pekerjaan apa pun," kata Antonius, Senin (9/9).
Seniman asal Klaten itu menjelaskan, karakter robot-robot tersebut diciptakan dalam berbagai bentuk dan variasi sesuai dengan negara tempat mereka diciptakan yang mencerminkan akar budaya negara-negara tersebut seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea.
"Jadi saat ini robot merupakan kecerdasan buatan yang diciptakan oleh manusia untuk membantu pekerjaan manusia di semua bidang, seperti di rumah sakit, restoran, pabrik, di rumah tangga, dan masih banyak lainnya. Jadi karakter kita sesuaikan. Robot-robot berpenampilan Asia yang mungil dan imut tidak seperti di Amerika," terangnya.
Antonius memiliki pengalaman seni rupa internasional yang luas, mulai dari tahun 1984 hingga 2020.
Ia banyak mengadakan pameran tunggal di berbagai negara termasuk India, Jerman, Belanda, Prancis, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Tiongkok.
Oleh karena itu dia sangat antusias dengan memperkenalkan karya lukisan ini di Indonesia.
Agar bisa dinikmati oleh masyarakat. Pameran ini digelar sampai 6 Desember mendatang. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari