RADAR SURABAYA - Pasar Tunjungan mencekam, suara jeritan terdengar jelas.
Bahkan mereka yang ada di dalam ruangan di lantai satu pun terlihat berlarian di pintu keluar.
Ya, mereka ternyata sedang dikejar hantu kuntilanak yang sedang mengendong bayi.
Sejak berada di lorong pertokoan mereka sudah disambut oleh hantu yang menyeramkan.
Tak sedikit dari mereka yang sudah tak berani melanjutkan ke dalam lorong-lorong toko yang kosong dan angker.
Ternyata itu hanya sebuah wahana rumah hantu yang ada di Pasar Tunjungan.
Dengan menghadirkan konsep yang berbeda dari wahana rumah hantu yang sebelumnya, kini rumah hantu itu hadir dalam dua wahana.
Menurut Koordinator Event Rumah Hantu Tunjungan, Kevin Hermawan, ada dua wahana rumah hantu yang bisa dinikmati pengunjung yang ingin mencoba adrenalin bertemu dengan hantu lokal Indonesia yang menyeramkan, rumah rumah hantu jalan kaki dan mobil hantu simulator.
"Kami mengangkat tema Pasar Tunjungan yang mempunyai suasana yang sangat angker ini dengan menghadirkan dua wahana yang bisa dinikmati untuk memacu adrenalin," ujar Kevin, Jumat (6/9).
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk wahana rumah hantu jalan kaki, pengunjung diajak untuk berjalan menikmati lorong yang mencekam penuh hantu di setiap toko-toko yang angker.
Hantunya pun ada pocong, kuntilanak, genderuwo, hingga nenek bungkuk dengan membawa tongkat. Pengunjung berjalan kaki sekitar 400 meter dengan durasi 5-10 menit.
Sedangkan untuk mobil hantu simulator, pengunjung menaiki mobil yang seperti berjalan tiba-tiba didatangi oleh hantu.
"Reaksi orang di dalam mobil kita sajikan melalui layar di dalam pintu masuk agar bisa diketahui orang dan membuat nyali orang yang akan masuk pun berdebar," ujarnya.
Sejak dibuka 29 Agustus lalu, animo pengunjung rumah hantu sangat tinggi. Bahkan setiap harinya didatangi ratusan pengunjung baik dari dalam kota maupun luar kota.
Cukup membayar Rp 25 ribu pengunjung bisa mencoba andrenalin di dua wahana berbenda ini.
"Kalau animo meningkat mungkin kita sampai akhir tahun sementara ini sampai 29 September," terang Kevin.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Amelia terlihat keluar dari lorong pertokoan angker itu dengan berlarian. Dia pun tak sanggup untuk kembali lagi. Karena hantunya menyeramkan.
"Kapok. Menakutkan. Tapi juga seru. Karena tadi dikejar nenek bungkuk yang ngikutin terus," ujar Amelia.
Dia tak sendiri, namun bersama dengan dua temannya. Di dalam menurutnya banyak hantu apalagi sejak awal selalu diikuti hantu.
Terlanjur sudah di dalam dia terpaksa harus menuntaskan lorong misteri ini.
"Awalnya penasaran, ya nyoba. Tapi setelah di dalam ternyata diluar bayangan serem banget," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari