Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pameran ‘Ada dan Tiada’, Wadah Unjuk Karya Seniman Mainan, Patung dan Keramik

Rahmat Sudrajat • Jumat, 6 September 2024 | 17:49 WIB
SENI RUPA: Pengunjung mengamati karya-karya seni rupa dengan tema Ada dan Tiada oleh beberapa perupa, yang dipamerkan di Galeri Prabangkara, komplek Taman Budaya Jatim.
SENI RUPA: Pengunjung mengamati karya-karya seni rupa dengan tema Ada dan Tiada oleh beberapa perupa, yang dipamerkan di Galeri Prabangkara, komplek Taman Budaya Jatim.

RADAR SURABAYA - Sebanyak 16 seni tiga dimensi (3D) berupa mainan, patung dan keramik dipamerkan di Galeri Prabangkara, Taman Budaya, Jawa Timur, Kamis (5/9).

Pameran bertajuk Ada dan Tiada ini diikuti 10 perupa dari kampus maupun dari perupa profesional di Jawa Timur.

Pameran 3D digelar sebagai semangat baru bagi perupa seni toys (mainan), patung dan keramik yang sebelumnya jarang membuat pameran.

Menurut kurator pameran Ada dan Tiada, Agus Koecink, saat ini telah banyak berkembang pameran yang didominasi seni lukis.

Sebagai kurator, Agus mempunyai ide dan mengajukan untuk membuat pameran 3D bersama dengan perupa toys, patung dan keramik.

"Berdasarkan pengamatan beberapa kali pameran kita jarang melihat pameran 3D, rata-rata itu pasti dominasi seni lukis. Ternyata di Jawa Timur ada generasi yang masih eksis membuat patung, toys dan keramik. Sehingga pameran jangan sampai didominasi oleh pameran seni lukis," ujar Agus.

Agus mengakui para perupa 3D seringkali mengadakan pameran di luar Surabaya.

Seperti toys yang biasa pameran di Jakarta, kemudian keramik yang bisa mengadakan di Yogyakarta.

Oleh karena itu menurutnya perlu pengembangan selanjutnya mulai dari mewadahi atau memfasilitasi tempat untuk pameran dan juga pembinaan.

"Ya harus ada pameran yang lebih besar lagi. Mulai dilakukan pembinaan. Karena pemerintah mempunyai peran besar untuk memajukan kebudayaan salah satunya di personal. Jadi langsung aplikatif," harapnya.

Dalam pameran ini dia juga mengandeng beberapa kampus dan juga perupa toys, patung dan keramik.

Supaya keduanya bisa imbang dan memiliki irama yang sama dalam berkarya.

"Ya, kami juga mengajak teman -teman kampus supaya bisa melihat seniornya. Supaya bisa bekerjasama bareng. Seperti toys yang biasanya sering mengadakan pameran di mall karena mempunyai karakter sendiri. Jika dipamerkan seperti ini maka nilainya lebih berkembang," jelas Agus Koecink.

Sementara itu, Kepala Taman Budaya Jawa Timur, Ali Ma'rup berharap pameran 3D bisa berkembang di Jawa Timur, sehingga bisa menjadi keragaman berkesenian.

"Harapnya memang bagu masyarakat Jawa Timur lebih bisa mengembangkan karya seni agar lebih dinamis dalam berkarya," ujar Ali. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#3D #seniman #keramik #patung #mainan #perupa #pameran seni