RADAR SURABAYA- Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” (pembunuh diam-diam). Sebab, sering kali orang yang terkena hipertensi selama bertahun-tahun tidak merasakan suatu gangguan atau gejala apapun.
Dikutip dari Journal of Pharmacy Science, penderita hipertensi tidak menyadari bahwa organ-organ vital mengalami komplikasi seperti jantung, otak, ataupun ginjal.
American Hypertension Association (2006) menyatakan, bahwa, “hanya 68 persen penderita hipertensi tahu bahwa mereka menderita penyakit tersebut, sisanya menyatakan sama sekali tidak mengetahui”
Menurut World Health Organization (WHO), hipertensi merupakan suatu keadaan dimana peningkatan darah sistolik berada di atas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg.
Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah terus meningkatkan tekanan.
Tekanan darah dapat mengalami perubahan setiap harinya dan sering kali meningkat menjelang bangun tidur di pagi hari.
Tekanan darah yang luar biasa tinggi di pagi hari, biasa dikenal dengan hipertensi pagi yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui gejala gejala hipertensi di pagi hari dan apa saja penyebabnya.
Terdapat beberapa gejala hipertensi yang sering terjadi di pagi hari dan perlu untuk diwaspadai, diantaranya adalah:
• Sakit kepala
• Mimisan
• Kebingungan
• Nyeri dada
• Detak jantung tidak teratur
• Kesulitan dalam bernafas
• Darah pada urine
• Penglihatan buram
Apabila terdapat gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih cepat.
Medical News Today menyatakan bahwa terdapat beberapa penyebab seseorang mengalami hipertensi pagi, penyebab tersebut sebagai berikut:
• Mengonsumsi dosis obat yang terlalu rendah
• Merokok
• Konsumsi alkohol berat
• Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak garam dan lemak jenuh
• Tidak cukup berolahraga
Upaya-upaya untuk pencegahan terhadap hipertensi sejak dini, di antaranya adalah:
1. Konsumsi makanan rendah lemak dan kaya akan serat, seperti sereal, roti gandum, pasta, susu dan yoghurt.
2. Kurangi asupan garam, seperti makananan cepat saji, makanan kaleng dan makanan yang diawetkan
3. Lakukan olahraga secara rutin
4. Jaga berat badan ideal
5. Kelola stres
6. Tidur yang cukup
7. Hindari dan Batasi konsumsi minuman beralkohol
8. Batasi asupan kopi
9. Berhenti merokok
10. Periksa tekanan darah secara teratur.(ema/mag/nug/jay)
Editor : Jay Wijayanto