RADAR SURABAYA-Seseorang pasti memiliki prinsip terkait dengan kehidupan pribadinya.
Prinsip yang diambil setiap individu tentu akan berbeda satu dengan yang lain.
Prinsip yang dipegang tersebut menjadi salah satu faktor yang membentuk kepribadian seseorang untuk menjadi independen atau mandiri.
Independen merupakan suatu kondisi dimana seseorang memiliki kebebasan untuk melakukan sesuatu atas kehendaknya sendiri tanpa dipengaruhi oleh orang lain.
Dengan kata lain, independen bisa diartikan sebagai perilaku kemandirian seseorang.
Seseorang yang menerapkan prinsip menjadi pribadi yang independen, cenderung memiliki kepribadian yang tangguh dan tahan banting.
Prinsip independen pada seseorang memang memiliki dampak yang positif pada sebagian besar orang.
Namun, menurut beberapa penelitian psikologi menyebutkan bahwa terlalu independen seseorang dapat menyebabkan kondisi psikologis yang cukup serius. Kondisi yang dimaksud adalah Hyper independence.
Hyper independence merupakan sebutan dari suatu kondisi dimana seseorang merasa tidak membutuhkan orang lain di kehidupannya. Seseorang dengan kondisi tersebut merasa dapat melakukan semua hal atas usahanya sendiri.
Kondisi hyper independence ditandai dengan penolakan terhadap segala jenis bantuan dari orang lain. Seperti, menghindari komitmen dalam hubungan, dan lebih senang menyendiri dibandingkan menjalin kedekatan dengan orang lain.
Hyper independence berdampak pada kesehatan mental, karena menyebabkan luka emosional pada seseorang yang memegang prinsip tersebut. Seseorang yang terlalu independen cenderung menanggung masalah dan kesulitannya serta berupaya menyelesaikannya sendiri.
Seseorang dengan hyper independence cenderung memilih untuk menyendiri dibandingkan berinteraksi dan menjalin hubungan dengan orang lain sehingga rawan depresi dan kesepian.
Hyper independence juga akan berdampak pada kelelahan pada mental sehingga mempengaruhi kesehatan fisik orang tersebut dan berimbas pada hilangnya keseimbangan kehidupannya.
Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya kepribadian hyper independence pada seseorang, antara lain:
1. Selalu memahami diri sendiri
2. Menurunkan perasaan egois pada diri sendiri
3. Memahami mindset pribadi independence yang benar
4. Mencoba bersosialisasi dan menjalin hubungan dekat dengan orang lain
5. Berusaha percaya pada orang lain
Pada dasarnya, menjadi pribadi yang independen tidak bisa disalahkan, namun perlu diingat bahwa setiap orang pasti membutuhkan orang lain. Jadi, sebaiknya tidak terlalu memaksakan diri untuk berusaha melakukan semua hal dan menanggung semua masalah sendiri atau lebih terbuka.
Terkadang jalan keluar atas suatu permasalahan bisa datang dari bantuan orang lain, sehingga penting dijadikan pertimbangan apakah seseorang akan menjadi pribadi yang independen atau tidak. (sal/mag/nug)
Editor : Jay Wijayanto