Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jangan Pernah Tinggalkan Garam, Begini Cara yang Baik Konsumsi Garam agar Tubuh Tetap Sehat

Agung Nugroho • Senin, 29 Juli 2024 | 00:38 WIB
Ilustrasi garam.
Ilustrasi garam.

RADAR SURABAYA-Semua orang sudah sangat faham dengan yang namanya garam.
Sebagian masyarakat mengunakan garam untuk dicampurkan pada makanan untuk menambah kelezatan.

Namun, ada cara penggunaan garam lebih lebih baik, agar memiliki pengaruh yang baik pula dalam tubuh.

Dari Kemenkes RI, garam bahkan sudah menjadi bagian makanan manusia sejak ribuan tahun lalu.

Di Abad Pertengahan di Eropa, garam justru kerap disebut "emas putih" karena sangat mahal.

Venesia menjadi kawasan ekonomi kuat di masa itu karena berhasil monopoli perdagangan garam.

Nama kota Salzburg di Austria berarti "puri garam", di mana tambang-tambang garam di daerah sekitarnya kini jadi tujuan wisata.

Tahun 6050 SM, garam sudah menjadi bagian penting dan integral dari sejarah dunia.

Garam juga menjadi bagian dari persembahan religius Mesir dan perdagangan yang berharga antara bangsa venisia dan kerajaan Mediterania.

Garam dan sejarah telah terjalin tak terpisahkan selama ribuan tahun, garam menjadi sangat penting oleh banyak budaya yang berbeda.

Dikutip dari KBRN, Dr. Zaidul Akbar telah memberikan penjelasan akan pentingnya garam dalam pola makan sehari-hari.

Menurutnya, penggunaan garam yang tidak berlebihan akan memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan.

"Janganlah musuhi garam, karena selama ini garam sering kali dimusuhi," kata dr. Zaidul.

Dr. Zaidul mengatakan, garam memiliki banyak efek positif terhadap tubuh manusia, termasuk dalam pencernaan.

Contohnya, ketika memakan buah-buahan yang dipotong lalu penambahan sedikit garam sebelum dikonsumsi, dapat membantu menghindari rasa kembung karena efek adem yang dimiliki oleh garam.

Garam memiliki peran penting untuk meningkatkan produksi hormon testosteron atau estrogen pada tubuh.

Karena itu disarankan agar garam tidak ditinggalkan dalam pola makan sehari-hari.

Hanya saja, garam harus digunakan secara bijaksana atau sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Sebab segala sesuatu yang berlebihan, akan memiliki dampak yang kurang baik.

Dalam web ikpln.id menulis, garam bukanlah penyebab penyakit, tapi obat yang paling mujarab seandainya digunakan dengan cara yang betul.

Kuncinya adalah garam tidak boleh di masak, atau memasukkan garam saat , masakan dalam keadaan mendidih karena justru menyebabkan garam menjadi racun/ toksik.

Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid dan membahayakan kesehatan serta mengundang berbagai penyakit.

Selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang dengan percuma.

Sementara yodium sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Karena itu, begini cara menggunakan garam yang betul agar garam benar-benar menjadi obat bagi Anda, bukan jadi penyakit.

Masaklah makanan yang ingin dimasak sehingga selesai. Contohnya : masukkan garam dalam masakan apabila makanan dan airnya sudah berangsur dingin,atau dalam keadaan dingin.

“Banyak amalan yang dilakukan oleh para Salafus soleh ialah dengan mengambil garam sebelum memulai makan”.

Garam digunakan sebagai pembuka makan dengan mengambilnya menggunakan ujung jari dan dimasukkan ke mulut.

Kelebihannya atau manfaatnya mengkonsumsi garam antara lain ialah : Mengobati lebih dari 70 penyakit, antara lain Darah tinggi, Diabetes, Tulang keropos, Gondokan, Pusing sakit kepala dll.

Nabi Muhammad Saw. Bersabda “Jilatlah garam sebelum dan sesudah makan !!! Andai orang-orang tahu manfaat garam, niscaya mereka akan lebih memilihnya ketimbang penawar racun.

Barangsiapa menjilat garam sebelum makan, maka Allah akan melindunginya dari 70 jenis penyakit yang hanya diketahui Allah” Kitab : Al-atsar Al-Wadh’iyyah fi Al-Kitab wa Al-Sunnah’ karya: Syekh Abdurrasul Al-‘Unuz Mengobati asam lambung itu sebenarnya sangat mudah, murah dan cepat.

Begini caranya

1. Ambil sedikit garam (seujung sendok teh).

2. Tekan dengan jari telunjuk.

3. Jilat lalu telan.

4. Kemudian minum sedikit.

5. Sembuh atas izin Allah SWT.

Lakukan setiap sebelum makan dan setelah makan, mengapa?

1. Asam lambung itu HCl Bersifat asam.

2. NaCl + H2O --> NaOH + HCl NaCl = Garam. H2O. = Air. NaOH. = Natrium Hidroksida. HCl. = Asam Chlorida.

3. NaOH itu sifatnya basa. 4. Terjadi reaksi didalam lambung asam bertemu basa menjadi netral. (nug)

Editor : Jay Wijayanto
#konsumsi garam #yodium #garam #manfaat garam