RADAR SURABAYA - Yor-Yoran termasuk jenis tanaman liar yang biasa tumbuh di kebun, sawah kering dan sekitar hutan. Tanaman bernama latin Physalis angulata dan Physalis minima ini ternyata juga memiliki banyak nama.
Kalau orang asing menjulukinya morel berry. Orang Jawa menyebutnya Ciplukan.
Orang Sunda menyebut buah ini Cecendet, sedangkan di Bali disebut buah Keceplokan.
Bunga dari tanaman ciplukan ini berwarna kuning, sedangkan buahnya dilindungi tudung.
Buah ini biasanya dipetik saat tudung sebagai pelindung sudah menguning, sebagai tanda bahwa buah di dalamnya sudah matang atau siap petik.
Buah ciplukan sekarang banyak dijajakan di supermarket atau dijual secara online.
Buah ciplukan ini dikenal memiliki segudang manfaat. Karena itu harga ciplukan segar per kilonya juga bervariasi. Ada yang menjual Rp 120.000 per kilo, tapi ada juga yang hingga Rp 380.000 per kilo.
Melansir buku Ragam dan Khasiat Tanaman Obat (2008) oleh Hieronymus Budi Santoso, tanaman ciplukan memiliki zat yang bermanfaat untuk kesehatan.
Buahnya mengandung vitamin C, asam sitrus, fisalin, zat gula, tannin, kriptoxatin, asam malat dan alkohol.
Sedangkan akar dan batangnya mengandung saponin dan flayonoid.
Sementara daun cipkukan memiliki kandungan polifenil dan asam mengandung asam klorogenat. Bijinya mengandung asam elaidik.
Banyaknya kandungan dalam cipkukan ini, membuat tanaman tersebut disinyalir manjur untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan.
Berikut sederet manfaat dari buah Ciplukan atau Yor-Yoran ini.
1. Hipertensi
Ekstrak ciplukan dapat digunakan untuk mengatasi hipertensi (tekanan darah tinggi).
Untuk mengatasi tekanan darah tinggi:
- Sediakan 5 gram buah ciplukan kerig dan rebus dalam 110 mililiter air.
- Tunggu rebusan selama 10 -15 menit sambil diaduk.
- Setelah itu disaring dan tunggu hingga dingin, kemudian diminum dua kali sehari.
Perlu diperhatikan, jangan diminum air rebusan ciplukan setelah 24 jam, karena sudah rusak.
2. Diabetes
Untuk mengatasi penyakit diabetes catanya sangat mudah.
- Ambil 10 gram ciplukan kering lalu rebus dalam 400 mililiter air.
- Tunggu rebusan selama 10 hingga 15 menit sambil diaduk dan biarkan.
- Setelah dingin, saring dalam gelas lalu diminum dua kali sehari.
3. Borok
Untuk mengatasi penyakit borok atau luka.
Caranya:
- Ambil segenggam daun ciplukan, dan sesendok air kapur sirih.
- Tumbuk kedua bahan tersebut lalu tempelkan pada bagian yang luka.
4. Bisul
Caranya, ambil satu geganggam daun ciplukan, campur dengan adas pulosari secukupnya, salu tembar daun siri dan garam.
Campurkan kedua bahan tadi lalu diremas-remas. Setelah lembut lalu oleskan pada sekitar bisul.
5. Mengatasi Batu Gijal
Melansir buku Ahli Atasi Kolesterol, Hipertensi, Diabetes (2016) oleh Trubus, kandungan antibakteri dalam Ciplkukan dapat meluruhkan endapan kalsium dalam ginjal.
Caranya:
- Ambil 10 gram ciplukan kering,
- 15 gram bawang dayak kering, 15 meniran kering, 15 daun kumis kucing kering. 30 gram daun kejibeling dan 10 gram daun sendok kering.
- Campurkan lalu rebus dalam lima gelas air dan biarkan hingga air rebusan menjadi 3 gelas.
- Setelah itu saring dan minum 3 kali sehari.
Catatan: untuk menjamin keamanan oba tradisional ini, jangan lupa untuk mengkonsultasikannya ke dokter.
6. Mengatasi Gusi Berdarah
Caranya, sangat mudah. Anda cukup memakan buah segar sebanyak 30 buah setiap hari.
7. Mengatasi Penyakit Jantung
Dilansir dari Dinas Kesehatan Prov. Sumateri Utara, buah ciplukan juga berkhasiat mengobatasi gangguan jantung.
Caranya sangat mudah: Ambil 40 helai daun ciplukan lalu blender seperti jus, kemudian diminum. Bisa juga, makan daunnya secara langsung namun pastikan telah dicuci bersih.(nug)
Editor : Jay Wijayanto